Doa & Ngopi OMK KAM : Pekan I Desember 2017

BELAJAR BERDOA

Persiapan Perayaan

  1. Pemimpin (P): Bisa pembina OMK, pendamping OMK atau OMK sendiri. Pemimpin memberitahukan secara singkat jalannya perayaan dan menghunjuk petugas-petugas yang perlu.
  2. Pembawa doa permohonan. Sebelum ibadat, para pembawa doa sudah menentukan siapa yang akan didoakan. Doa dibawakan secara spontan.
  3. Kelompok diskusi: peserta sudah dibagi menjadi beberapa kelompok.
  4. Pembawa nyanyian: seseorang yang bisa.
  5. Salib, lilin dan copyan teks ibadat.
  6. Tempat pengumpulan kolekte. Kolekte dilaksanakan pada nyanyian penutup.

Nyanyian Pembukaan

Betapa Hatiku Bahagia

Betapa hatiku bahagia, semangat gelora di dada

Inginku memetik kecapi, tiuplah seruling nan merdu

Marilah memuji yang kuasa, bermazmur bernyanyi gembira

Lupakan segala derita, nikmati cinta kasih Tuhan

      Betapa cintanya Tuhanku, yang hadir didalam gereja

      Disatukan jadi saudara, bahagia didalam kasihNya

      Marilah memuji yang kuasa, bermazmur bernyanyi gembira

      Lupakan segala derita, nikmati cinta kasih Tuhan

Seruan Pembukaan

P. Datanglah ya Roh Kudus penuhi hati umatMu.

U. Dan nyalakanlah di dalamnya api cintaMu.

Hening sejenak ….

Tanda Salib & Salam

P. Dalam Nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus

U. Amin

P. Tuhan berserta kita

U. Sekarang dan selama-lamanya

Pemeriksaan Batin

P. Marilah kita hening sejenak mempersiapkan diri agar kita layak dan pantas menghadap Tuhan. Kita ingat sikap, perkataan dan perbuatan kita yang selama ini telah menyakiti sesama kita, dan juga telah menyakiti Tuhan sendiri.

Hening

P+U.    Saya mengaku…. 

Absolusi

P. Semoga Allah yang Mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa-dosa kita dan menghantar kita ke hidup yang kekal.

U. Amin.

P. Marilah berdoa,

Allah Bapa yang maha baik, kami kembali mengucap syukur kepadaMu atas penyertaanMu kepada kami sepanjang hari ini. Ya Bapa kami hendak melaksanakan ibadat kami, turunkanlah Roh KudusMu disepanjang kegiatan kami ini, agar berjalan dengan baik dan berkenan dihatiMu. Dengan pengantaraan Kristus Tuhan kami.

U. Amin.

  1. MENGENAL YESUS

Memaparkan rangkuman khazanah iman dari Youcat No. 469-489

BELAJAR BERDOA

Doa berarti mengarahkan hati kepada Allah. Ketika seseorang berdoa, ia masuk dalam hubungan yang hidup dengan Allah. Seseorang yang berdoa tidak lagi hidup untuk dirinya sendiri dan oleh kekuatannya sendiri Dia tahu ada Allah tempat dia untuk bercakap-cakap. Orang yang berdoa semakin memercayakan dirinya kepada Allah.

Kita berdoa karena kita sangat rindu kepada Allah, dan Allah menciptakan kita untuk diriNya, “Hati kami gelisah sebelum beristirahat di dalam Engkau” demikian kata Santo Agustinus. Kita berdoa karena kita membutuhkan doa itu. Seperti Ibu Teresa berkata, “Karena saya tidak dapat bersandar pada diri sendiri, saya bersandar pada Allah dua puluh empat jam sehari”.

       Abraham mendengarkan Allah. Dia mau pergi kemanapun yang diperintahkan Allah dan melakukan apa yang dikehendaki Allah. Sehingga dengan sikap mendengar dan kesiapsediaannya untuk suatu awal hidup baru, Abraham merupakan model untuk doa kita. Bukan banyaknya doa-doa Abraham yang kita teladani, melainkan bahwa kemanapun dia pergi, dia mendirikan altar untuk tempat berdoa.

       Dari Musa kita belajar bahwa “doa” adalah “bercakap-cakap dengan Allah”. Maka berdoa bagi kita adalah memberikan waktu untuk berbicara kepada Allah dan membiarkan Allah berbicara kepada kita, baik dalam suka maupun duka.

       Mazmur adalah teks paling indah dalam karya sastra dunia dan mampu mengerakkan para pembaca modern dengan kekuatan rohaninya. Kitab mazmur bersama doa Bapa Kami, merupakan bagian dari harta karun doa Gereja.

       Yesus sendiri belajar berdoa dalam keluarganya dan di sinagoga. DoaNya menunjukkan suatu kesatuan dengan BapaNya di surga. Doa macam ini hanya mungkin bagi seorang anak Allah sendiri. Yesus tidak pernah lepas dari doa. Maka disebut juga bahwa hidup Yesus adalah Doa. Pada saat-saat yang khusus (Godaan di gurun, pemilihan para Rasul, kematianNya di kayu salib), doaNya sangat mendalam. Sering kali ia menyingkir untuk berdoa terutama pada malam hari. Menjadi satu dengan Bapa dalam Roh Kudus, itulah prinsip yang membimbing hidupNya di dunia.

       Bagaimana Yesus berdoa ketika Ia dihadapkan pada ancaman maut? Yang membimbing Yesus pada jam-jam tersebut adalah kemauan-Nya yang mutlak percaya pada kasih dan kepedulian Bapa-Nya. Belajar dari Yesus bagimana berdoa berarti memasuki kepercayaan tak terbatas, bergabung dalam doa-Nya dan bersedia dipimpin oleh-Nya, tahap demi tahap menuju Bapa. Para murid yang tinggal bersama Yesus, belajar berdoa dengan mendengarkan dan meneladani Yesus. Selama masa hidup di dunia, orang mohon kepada Yesus untuk kesembuhan. Doa-doa mereka dijawab. Yesus yang bangkit dari maut, mendengarkan permohonan kita dan membawanya kepada bapa. Kita harus yakin bahwa apa yang kita mohon kepada Yesus akan dikabulkanNya tepat pada waktunya.

       Kita juga dapat belajar dari Bunda Maria, kita harus membatinkan doanya, di mana keiklasan Bunda Maria terhadap Tuhan di mana Ia mengatakan “Sesungguhnya aku ini hamba Tuhan, jadilah padaku menurut perkataanMu itu”. Jadi kita juga harus mau berserah pada apa yang akan direncanakan Tuhan pada kita. Jemaat perdana berdoa secara intensif. Jemaat perdana digerakkan oleh Roh Kudus, yang turun ke atas para murid dan kepada siapapun yang menerima pewartaan. Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa.

       Ada lima jenis utama doa. Kelima jenis utama doa adalah, Berkat dan penyembahan, doa permohonan, doa syafaat, doa syukur dan doa pujian. Doa berkat adalah doa permohonan agar berkat Allah turun atas kita. Dari Allah sendirilah semua berkat mengalir. KebaikanNya, kedekatanNya, belaskasihNya merupakan berkat. Semoga Tuhan memberkati anda , merupakan doa berkat terpendek. Setiap orang Kristen seharusnya meminta berkat Allah atas dirinya sendiri dan atas orang lain. Kita juga dapat memohon berkat dari orang tua kita masing-masing.

Setiap manusia yang mengerti bahwa ia adalah ciptaan Tuhan akan dengan rendah hati mengakui Tuhan yang mahakuasa dan menyembahNya. Penyembahan atau adorasi tidak hanya melihat kebesaran, kemahakuasaan, dan kekudusan Allah. Dengan penuh syukur, adorasi juga mengakui Yesus, juru selamat kita, yang di dalam Dia, Allah lebih dahulu mengasihi kita sebelum kita membalas mengasihiNya. Seseorang yang sungguh-sungguh menyembah Allah akan berlutut atau meniarapkan diri di hadapanNya. Hal ini mengungkapkan kebenaran hubungan antara manusia dengan Allah.

Dalam segala hal Allah yang mengetahui kebutuhan dan apa yang kita butuhkan. Namun demikian Allah menginginkan kita untuk meminta, untuk berpaling kepada-Nya pada saat kita membutuhkan Dia, menangis, memohon, meratap, menyerukan nama-Nya bahkan untuk berjuang bersama-Nya dalam doa. Orang-orang Kristen mengungkapkan hidup mereka di hadapan Allah dengan bahasa tubuh. Mereka merendahkan diri dihadapan Allah. Mereka menyatukan tangan ketika berdoa atau merentangkan tangan. Mereka  berlutut di hadapan Allah. Mereka mendengarkan injil sambil berdiri. Mereka bermeditasi dengan duduk.

Dalam ibadat, kita melakukan beberapa hal dalam sikap doa, yaitu: Berdiri dihadirat Allah mengungkapkan hormat dan jika pada saat bersamaan tangan direntangkan maka orang yang sedang berdoa mengandaikan sikap memuji. Duduk dihadirat Allah, orang-orang kristen mendengarkan apa yang terjadi di dalam hati, ia menyimpan Sang Sabda dalam hati dan merenungkannya. Berlutut, seseorang akan membuat dirinya kecil di hadirat Allah, Ia akan mengakui ketergantungan pada Rahmat Allah. Meniarapkan Diri, seseorang menyembah Allah. Mengatupkan tangan, seseorang mengatasi perhatian yang terpecah dengan menyatukan pikirannya dan mempersatukan dirinya dengan Allah.

  1. BERBAGI PENGALAMAN AKAN YESUS

Pemimpin mengarahkan peserta masuk dalam kelompok-kelompok kecil (4-6 orang atau sesuai kebutuhan) untuk sharing pangalaman iman dan hidup sesuai dengan tema dan katekese yang baru didengar dengan bertitik tolak dari pertanyaan-pertanyaan panduan ini:

  • Menurutmu, apa itu berdoa, rumuskan menurut pengalaman dan kalimatmu sendiri.
  • Meurutmu mengapa manusia itu haru berdoa?
  • Saat-saat kapan kamu berdoa?
  • Wujud doa apa yang sering kamu sampaikan pada Tuhan?

Setelah peserta selesai sharing (20-30 menit), kemudian pemimpin menyampaikan rangkuman:

Saudara muda terkasih, kita sering mengingat Tuhan saat kita memiliki masalah. Padahal Tuhan selalu memperhatikan kita dan menginginkan kita bercakap-cakap denganNya baik saat susah maupun senang. Bahkan kita diajak untuk bersyukur baik saat susah sekalipun, karena Tuhan selalu menyiapkan hal yang baik setelah kita mengalami kesusahan, jadi jangan pernah merasa kalau Tuhan tidak memperhatikan kita sekalipun ketika kita sedang mendapat cobaan.

  1. BERJUMPA DENGAN YESUS

OMK bertemu dengan Yesus melalui sabda-Nya dan yang diperdalam dengan renungan. Menanggapi kehadiran Tuhan OMK menyampaikan doa-doa permohonan.

P. Tuhan Beserta Kita

U. Sekarang dan Selama-lamanya

P. Inilah Injil Tuhan kita Yesus Kristus menurut Lukas (Luk 6:12-19)

U. Dimuliakanlah Tuhan

            Pada waktu itu pergilah Yesus ke bukit untuk berdoa dan semalam-malaman Ia berdoa kepada Allah. Ketika hari siang Ia memanggil murid-muridNya, kepadaNya, lalu memilih dari antara mereka dua belas orang, yang disebutNya Rasul. Simon yang juga diberiNya nama Petrus, dan Andreas saudara Simon, Yakobus dan Yohannes, Filipus dan Bartolomeus, Matius dan Thmas, Yakobus anak Alfeus, dan Simon yang disebut orang Zelot, Yudas anak Yakobus dan Yudas Iskariotyang kemudian menjadi penghianat.

            Lalu Yesus turun dengan mereka dan berhenti pada suatu tempat yang datar, disitu berkumpul sejumlah besar dari murid-muridNya dan banyak orang lain yang datang dari seluruh Yudea dan dari Yerusalem dan dari daerah pantai Tirus dan Sidon. Mereka datang untuk mendengarkan Dia dan untuk disembuhkan dari penyakit mereka, juga mereka yang dirasuk oleh roh-roh jahat beroleh kesembuhan. Dan semua orang banyak tu berusaha menjamah Dia, karena ada kuasa yang keluar dari padaNya dan semua orang itu disembuhkanNya.

P. Demikianlah Injil Tuhan.

U. Terpujilah Kristus.

Renungan

            Saudara-saudari terkasih, bacaan Injil hari ini mengatakan bahwa Yesus sendiri berdoa kepada BapaNya sebelum memilih kedua belas Rasul. Yesus berserah di dalam doaNya agar diberi petunjuk untuk memilih. Dengan jelas, Yesus sang teladan kita, melalui perbuatanNya mengatakan kepada kita agar sebelum kita membuat pilihan dalam hidup ini, kita berdoa terlebih dahulu, agar diberi petunjuk dan pilihan kita sesuai dengan kehendak Allah sendiri danpasti merupakan yang terbaik. Hal in juga dapat kita lakukan pada saat membuat keputusan penting terkait dalam tugas dan panggilan kita sebagai OMK. Misalnya bagi OMK yang sedang berpacaran atau bertunangan, jangan pernah mengabaikan doa dalam menjalin hubungan. Agar pada waktunya bisa memilih dengan tepat. Demikian juga bagi OMK pelajar, doa akan sangat membantu dalam proses penentuan jurusan atau pendidikan yang hendak kamu pilih.

            Yesus juga selalu berdoa kepada BapaNya dalam setiap kegiatannya dan setiap saat. Hal yang sama mestinya kita lakukan. Kita berdoa dalam setiap kegiatan kita dan dalam setiap waktu kita. Tak peduli apakah kegiatan itu kecil bahkan sangat kecil. Tak peduli kegiatan itu dilakukan di pagi atau malam hari, saat tenang atau tergesa-gesa, saat pesta atau saat kerja berat. Kita harus selalu berdoa

Doa adalah identitas iman kekristenan kita. Tanpa doa iman itu tidak nyata. Tanpa doa hidup kita tidak sungguh-sungguh terarah kepada Tuhan. Tanpa doa hidup kita juga akan kurang berkenan kepada sesama. Dengan doa kita akan layak bagi Tuhan dan bagi sesama. Maka, mari menjadikan doa sebagai nafas dalam hidup kita. Kita akan merasakan hidup yang bergairah. Semoga kita semua dikuatkan oleh Tuhan dalam doa kita masing-masing dan mengubah diri kita semakin rajin berdoa.

Doa Permohonan

Pemimpin mempersilahkan para pembawa doa permohonan untuk membawakan doa secara spontan, dengan mengantar terlebih dahulu sbb:

P. Sahabat-sahabat OMK yang terkasih, Allah selalu mendengarkan kita, maka sekarang marilah kita menyampaikan doa-doa permohonan kita kepadaNya:

  1. Bagi para pemimpin gereja

      …. Kami mohon.

  1. Bagi para pemimpin negara

      …. Kami mohon….

  1. Bagi orang tua OMK

      …. Kami mohon….

  1. Bagi Kita OMK yang berkumpul maupun yang belum hadir dipertemuan ini

      …. Kami mohon.

P. Sekarang, marilah kita persatukan segala doa-doa permohonan kita dengan doa yang diajarkan Tuhan kepada kita.

P+U    Bapa Kami….

  1. MENYATAKAN YESUS

Pengenalan dan pertemuan dengan Yesus dalam doa harus diwujudnyatakan dalam kehidupan sehari-hari. Tindakan nyata apa yang harus dilakukan sesudah kebaktian ini? Untuk itu disediakan waktu hening (bermenung) sekitar 5 menit untuk meneguhkan niat-niat. Musik yang menunjang permenungan bisa diputar. Pemimpin (jika cocok) bisa juga menawarkan aksi-aksi nyata yang aplikatif dari pertemuan misalnya:

P. Saudara-i muda marilah kita hening sejenak mencari satu atau dua hal yang dapat kita laksanakan dalam hidup sehari-hari, komitmen yang dapat mendorong kita semakin mencintai rumah Allah.

Hening…. 

Usul aksi nyata:

  • Tiada hari tanpa doa.
  • Berupaya mewujudkan isi doaku.
  • Mendoakan orang-orang tak kukenal sekalipun.

Doa Penutup

P. Marilah berdoa

            Allah Bapa yang maha baik, kembali kami mengucap syukur atas penyertaanMu kepada kami di sepanjang kegiatan kami ini. Kami mohon turunkanlah Roh KudusMu bagi kami, agar apa yang kami dengar di dalam pertemuan ini dapat kami lakukan di dalam kehidupan kami, kami berdoa buat teman-teman kami yang belum bisa hadir hari ini, agak Engkau membukakan hati mereka untuk bisa hadir bersama kami dan bagi mereka yang sakit agar Engkau sembuhkan ya Tuhan. Sebentar lagi kami akan pulang ya Tuhan, lindungi kami di perjalanan kami masing-masing agar dapat bertemu dengan keluarga kami dengan selamat, demi Kristus Tuhan kami.

U. Amin.

Seruan Penutup

PDatanglah Roh Maha Kudus bentara cinta Sang Kristus.

U. Tolong kami jadi saksi membawa cinta ilahi.

Perutusan

Semua membuat tanda salib untuk dirinya sendiri, kecuali jika pemimpin adalah imam.

P. Tuhan beserta kita.

U. Sekarang dan selama-lamanya.

P. Kita semua diberkati oleh Allah yang mahakuasa, (V) Bapa dan Putera dan Roh Kudus.

U. Amin.

Nyanyian Penutup

Kesempatan untuk mengumpulkan persembahan.

Hai Pujilah

Hai Pujilah segala bangsa Maria bunda penebus

Tak ada mahluk yang mulia sebagai bunda yang kudus

      Reff…

      O ingatlah ya bundaku, doakan kami anakMU

      O ingatlah ya bundaku, doakan kami anakMU

Ya hati Bunda yang tersuci, teladan bagi hidupku

Semoga anakMu selalu seperti sinar hatiMu       Reff…

      Jikalau jatuh dari dosa, dan padam sinar jiwaku

      Semoga anakMu selalu seperti sinar hatiMu  Reff…

***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *