Doa & Ngopi OMK KAM : Pekan II Januari 2018

KASIH ALLAH TIDAK BERKESUDAHAN

Persiapan Perayaan

  1. Pemimpin (P): Bisa pembina OMK, pendamping OMK atau OMK sendiri. Pemimpin memberitahukan secara singkat jalannya perayaan dan menghunjuk petugas-petugas yang perlu.
  2. Pembawa doa permohonan. Sebelum ibadat, para pembawa doa sudah menentukan siapa yang akan didoakan. Doa dibawakan secara spontan.
  3. Kelompok diskusi: peserta sudah dibagi menjadi beberapa kelompok.
  4. Pembawa nyanyian: seseorang yang bisa.
  5. Salib, lilin dan copyan teks ibadat.
  6. Tempat pengumpulan kolekte. Kolekte dilaksanakan pada nyanyian penutup.

Gagasan Dasar

Dunia diresapi oleh kasih Allah. Akan tetapi ada kejahatan karena manusia memilih tidak mendengarkan Allah. Namun demikian Allah tidak diam, Dia mendekati manusia dan mewahyukan diri dalam diri Yesus. Pada zaman Musa Allah memberi 10 Titah menjadi pedoman hidup umatNya. Ketika Yesus tiba, hukum itu disempurnakan dengan hukum kasih.

Nyanyian Pembuka (PS No. 1031)

            Cinta Kasih Tuhan

Cinta kasih Tuhan dasar persatuan kita,

marilah, kawan, kita satukan dalam keluarga Allah.

Ulangan:         Marilah, satukan hatimu dalam pengabdianmu,

                        wartakanlah cinta kasihNya dalam karya dan karsa.

Kebenaran Tuhan pokok kes’lamatan kita,

seluruh umat menyembah Tuhan dalam roh dan kekudusan.

 Ulangan….

Seruan Pembukaan

P. Datanglah ya Roh Kudus penuhi hati umatMu.

U. Dan nyalakanlah di dalamnya api cintaMu.

Hening sejenak …. 

Tanda Salib & Salam

P. Dalam Nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus

U. Amin

P. Tuhan berserta kita

U. Sekarang dan selama-lamanya

Pemeriksaan Batin

P. Sahabat-sahabat OMK yang baik, dalam hidup ini kita tidak luput dari kesalahan dan kelalaian, maka marilah sejenak kita mengingat-ingat dosa dan kesalahan kita seraya mengakuinya di hadapan Allah dan di hadapan sesama agar kita dilayakkan Allah mengikuti ibadat ini.

Hening….

P. Saya mengaku….

Absolusi

P. Semoga Allah yang Mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa-dosa kita dan menghantar kita ke hidup yang kekal.

P. Amin.

Doa Pembukaan

P. Marilah berdoa, Ya Allah yang maha baik, kasihMu tak henti-hentinya mengalir dalam hidup kami meskipun kami terkadang menjauh dariMu dan melawan kasihMu. Kami datang padaMu dalam pertemuan ini. Kami mohon bantu kami agar dapat memahami cintaMu yang tak berkesudahan dengan mendengarkan sabdaMu pada hari ini, demi Yesus Kristus, Tuhan kami, yang bersama dengan Dikau dan dalam kesatuan dengan Roh Kudus, kini dan sepanjang masa.

P+U. Amin.

  1. MENGENAL YESUS

Memaparkan rangkuman khazanah iman dari Docat No. 5-8

Dipanggil Untuk Berkarya Bersama Allah

Allah menciptakan dunia dari kasih yang meluap. Ia ingin supaya manusia mengasihi Dia sebagaimana Ia mengasihi kita. Ia ingin menyatukan kita dalam keluarga besar GerejaNya. Itulah alasan Allah menciptakan manusia dan dunia dengan baik adanya.

Namun manusia menjauh dari Allah dan memutuskan untuk melawan kasih Allah dan membawa kejahatan ke dalam dunia. Kitab Suci mengisahkannya dalam cerita tentang kejatuhan Adam dan Hawa ke dalam dosa. Kisah Menara Babel menceritakan bahwa manusia ingin seperti Allah. Sejak saat itu, ada cacat dalam dunia, sebuah prinsip yang bersifat merusak. Sejak saat itu, banyak hal yang tidak sesuai dengan rencana Allah. Keputusan-keputusan kita saat ini juga bisa menimbulkan ketidakadilan, penindasan, dan penderitaan di dunia. Banyak keputusan salah yang terkadang membentuk struktur kejahatan dan dosa. Karena itulah, manusia terpaksa hidup dalam suatu sistem yang kebanyakan jahat dan tidak adil, dan sama sekali tidak mudah untuk menjauhkan diri dari hal itu, misalnya, ketika seorang prajurit diwajibkan ikut serta dalam perang yang tidak adil.

Allah menciptakan manusia untuk mengasihi. Namun, orang tidak bisa dipaksa mencintai. Cinta selalu dari kehendak bebas. Manusia harus bebas agar ia bisa sungguh mengasihi. Dengan adanya kebebasan sejati, akan selalu ada juga kemungkinan untuk mengambil keputusan yang salah secara mendasar. Bahkan, manusia juga bisa merusak kebebasannya sendiri. Oleh karena itulah manusia kemungkinan mau berbuat jahat. Akan tetapi Allah tidak meninggalkan manusia setelah manusia berpaling dari-Nya. Kasih Allah tidak berkesudahan (1 Kor 13:8). Ia mendahului kita, mencari kita di lubang-lubang persembunyian kita. Ia ingin tetap menjalin relasi dengan kita. Ia ingin menunjukkan kepada kita, siapa diriNya.

  1. BERBAGI PENGALAMAN AKAN YESUS

Pemimpin mengarahkan peserta masuk dalam kelompok-kelompok kecil (4-6 orang atau sesuai kebutuhan) untuk sharing pangalaman iman dan hidup sesuai dengan tema dan katekese yang baru didengar dengan bertitik tolak dari pertanyaan-pertanyaan panduan ini:

  1. Sebutkanlah ketidakadilan apa saja yang pernah terjadi di negeri kita ini?
  2. Bagaimana pendapatmu tentang sistem pemerintahan kita sekarang ini?

Setelah peserta selesai sharing (20-30 menit), kemudian pemimpin menyampaikan rangkuman sesuai hasil diskus. Namun di bawah ini tercantung tawaran rangkuman untuk disampaikan jika dirasa cocok:

Banyak ketidakadilan terjadi di dalam kehidupan kita. Baik dalam keluarga, kelompok, lingkungan dan negara kita ini. Ada ketidakadilan dalam tata hukum, pendidikan, pembangunan, pasar, dsb. Semua itu menghambat kelajuan terciptanya damai sejahtera. Di Negara kita ini hal semacam itu menjadi sangat biasa. Orang benar kena hukuman, orang bersalah bebas berkeliaran. Banyak tempat tertinggal tidak menjadi target pembangunan sementara daerah yang sudah berkembang terus menjadi makin besar. Sistem seperti itu sungguh tidak adil.

  1. BERJUMPA DENGAN YESUS

OMK bertemu dengan Yesus melalui sabda-Nya dan yang diperdalam dengan renungan. Menanggapi kehadiran Tuhan OMK menyampaikan doa-doa permohonan.

Pembacaan dari kitab Kebijaksanaan (Keb. 11:23-26)

“Akan tetapi justru karena Engkau berkuasa akan segala sesuatu, maka semua orang Kaukasihani, dan dosa manusia tidak Kauperhatikan, supaya mereka bertobat. Sebab Engkau mengasihi segala yang ada, dan Engkau tidak benci kepada barang apapun yang telah Kaubuat. Sebab andaikata sesuatu Kaubenci, niscaya tidak Kauciptakan. Bagaimana sesuatu dapat bertahan, jika tidak Kaukehendaki, atau bagaimana dapat tetap terpelihara, kalau tidak Kaupanggil? Engkau menyayangkan segala-galanya sebab itu milikMu adanya, ya Penguasa penyayang hidup!”.

P. Demikianlah sabda Tuhan

U. Syukur Kepada Allah

Renungan

Allah Penyayang Hidup

Tidak ada manusia yang tidak berdosa. Akan tetapi mengapa sesama pendosa saling menghakimi? Hal yang paling baik ialah intropeksi diri, melihat kekurangan diri dan memperbaikinya. Tidak ada gunanya orang menghakimi orang lain, sebab penghakiman oleh manusia selalu bersifat subjektif.

Kitab Kebijaksanaan berbicara tentang Allah yang mencintai segala sesuatu yang Dia jadikan. Bahkan manusia pendosa Dia cintai dan dekati. Dari ukuran kemahakuasaan Allah, tidak ada manusia atau alat modern manapun yang bisa menandingi Dia. Akan tetapi manusia memilih tidak mencintai Allah melainkan mencintai salah satu ciptaan Allah yang memberi manusia itu keupuasan-kepuasan singkat. Bahkan ada manusia yang ingin membinasakan manusia lainnya, jika demikian siapa yang akan mendiami dunia ini? Manusia ingin mengeksploitasi alam kehidupannya, jika demikian di mana manusia akan tinggal? Begitulah manusia bersikap tidak benar di hadapan Allah.

Jalan yang paling baik ialah merenung, bertobat dan mencintai semuanya untuk kebaikan bersama. Cintailah alam semesta dan cintai juga sesama manusia. Dengan demikian cinta Allah tampak dan nyata dalam hidup kita. Cinta yang Allah lakukan adalah pedoman bagi semua orang.

Doa Permohonan

Pemimpin mempersilahkan para pembawa doa permohonan untuk membawakan doa secara spontan, dengan mengantar terlebih dahulu sbb:

P. Sahabat-sahabat OMK yang terkasih, sekarang marilah kita dengan rendah hati menyampaikan doa-doa permohonan kita kepada Allah:

  1. Bagi orang miskin dan sakit…. Kami mohon.
  2. Bagi orang yang ditimpa ketidakadilan…. Kami mohon.
  3. Bagi para pejuang keadilan…. Kami mohon.
  4. Bagi kita yang berkumpul di sini…. Kami mohon.

P. Marilah kita persatukan segala doa-doa permohonan kita dengan doa yang diajarkan Yesus sendiri kepada kita.

P+U.    Bapa Kami….

  1. MENYATAKAN YESUS

Pengenalan dan pertemuan dengan Yesus dalam doa harus diwujudnyatakan dalam kehidupan sehari-hari. Tindakan nyata apa yang harus dilakukan sesudah kebaktian ini? Untuk itu disediakan waktu hening (bermenung) sekitar 5 menit untuk meneguhkan niat-niat. Musik yang menunjang permenungan bisa diputar. Pemimpin (jika cocok) bisa juga menawarkan aksi-aksi nyata yang aplikatif dari pertemuan misalnya:

P. Saudara-i muda marilah kita hening sejenak mencari dan menentukan hal praktis yang harus kita praktekkan dalam kehidupan kita sebagai aplikasi dari perayaan iman malam ini.

Hening….

Usul aksi nyata:

  • OMK berkomitmen mencintai ciptaan-ciptaan Tuhan.
  • OMK berkomitmen memperjuang kasih.

Doa Penutup

P. Marilah berdoa,

Ya, Bapa mahabaik, cintaMu membuat hati kami gembira, karena walaupun kami berdosa, kami masih Kau beri kesempatan untuk datang kepadaMu. Semoga kami selalu meneladani kasihMu yang setia dan semoga kami menjadi pejung-pejuang cinta kasih di dalam hidup kami. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan Pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dan dalam kesatuan dengan Roh Kudus, Allah sepanjang segala masa.

P+U.    Amin.

Seruan Penutup

P. Datanglah Roh Maha Kudus bentara cinta Sang Kristus.
U. Tolong kami jadi saksi membawa cinta ilahi.

Perutusan

Semua membuat tanda salib untuk dirinya sendiri, kecuali jika pemimpin adalah imam.

P. Tuhan beserta kita.

U. Sekarang dan selama-lamanya.

P. Kita semua diberkati oleh Allah yang mahakuasa, Bapa, Putera dan Roh Kudus.

U. Amin.

Nyanyian Penutup (PS No. 1030)

Kesempatan untuk mengumpulkan persembahan.

Betapa Hatiku Bahagia

Betapa hatiku bahagia, semangat gelora di dada,

inginku memetik kecapi, tiuplah seruling nan merdu.

Marilah memuji Yang Kuasa, bermazmur, bernyanyi gembira,

lupakan segala derita, nikmati cinta kasih Tuhan.

Betapa cintanya Tuhanku, yang hadir di dalam gereja,

disatukan jadi saudara, bahagia di dalam kasihNya.

Marilah memuji Yang Kuasa, bermazmur, bernyanyi gembira,

lupakan segala derita, nikmati cinta kasih Tuhan.

Pengumuman

Memberitahukan waktu, tempat dan petugas pertemuan selanjutnya dan hal-hal lain sesuai dengan kebutuhan OMK setempat.

***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *