Doa & Ngopi OMK KAM : Pekan IV Januari 2018

MENGUBAH DUNIA  DENGAN MENGASIHI

Persiapan Perayaan

  1. Pemimpin (P): Bisa pembina OMK, pendamping OMK atau OMK sendiri. Pemimpin memberitahukan secara singkat jalannya perayaan dan menghunjuk petugas-petugas yang perlu.
  2. Pembawa doa permohonan. Sebelum ibadat, para pembawa doa sudah menentukan siapa yang akan didoakan. Doa dibawakan secara spontan.
  3. Kelompok diskusi: peserta sudah dibagi menjadi beberapa kelompok.
  4. Pembawa nyanyian: seseorang yang bisa.
  5. Salib, lilin dan copyan teks ibadat.
  6. Tempat pengumpulan kolekte. Kolekte dilaksanakan pada nyanyian penutup.

Gagasan Dasar

Ketika setiap orang hanya mementingkan diri sendiri dan tidak peduli dengan orang lain maka kita dapat membayangkan sebuah situasi yang sangat memilukan. Tidak akan ada kedamaian, kesejahteraan dan kenyamanan. Kasih adalah obat paling mujarab untuk mengubah situasi seperti itu. Kasih mendatangkan kehangatan, kedamaian, kesejahteraan dan kenyamanan bagi seluruh dunia. Setiap orang harus belajar mengasihi.

Nyanyian Pembuka

Kasih pasti lemah lembut
Kasih pasti memaafkan
Kasih pasti murah hati
KasihMu kasihMu Tuhan
(2x)

Ajarilah kami ini
Saling mengasihi
Ajarilah kami ini
Saling mengampuni

Ajarilah kami ini
KasihMu ya Tuhan
KasihMu kudus tiada batasnya.

Seruan Pembukaan

P. Datanglah ya Roh Kudus penuhi hati umatMu.

U. Dan nyalakanlah di dalamnya api cintaMu.

Hening sejenak …. 

Tanda Salib & Salam

P. Dalam Nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus

U. Amin

P. Tuhan berserta kita

U. Sekarang dan selama-lamanya

Pemeriksaan Batin

P. Sahabat-sahabat OMK yang baik, dalam hidup ini kita tidak luput dari kesalahan dan kelalaian, maka marilah sejenak kita mengingat-ingat dosa dan kesalahan kita seraya mengakuinya di hadapan Allah dan di hadapan sesama agar kita dilayakkan Allah mengikuti ibadat ini.

Hening….

P. Saya mengaku….

Absolusi

P. Semoga Allah yang Mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa-dosa kita dan menghantar kita ke hidup yang kekal.

U. Amin.

Doa Pembukaan

P. Marilah berdoa,

Ya Bapa, utuslah Roh Kudus ke atas kami yang berkumpul ini, agar mampu belajar saling mengasihi dan menimba rahmat dari kasihMu yang sejati. Demi Kristus, Tuhan dan Pengantara kami, yang meraja bersama Dikau dan dalam kesatuan dengan Roh Kudus, kini dan sepanjang segala masa.

P+U.    Amin.

  1. MENGENAL YESUS

Memaparkan rangkuman khazanah iman dari Docat No (15-21)

Kasih VS Egoisme Manusia

Dengan kasihlah kita dapat menemukan Allah. Maka dengan sendirinya semua orang percaya dipanggil untuk mengasihi agar dapat menemukan Allah. Mengasihi merupakan tindakan membuka diri. Dengan kasih kta terbuka untuk kebutuhan sesama. Karena kebutuhan manusia, Allah rela menjadi manusia melalui Kristus PuteraNya dan karena kebutuhan manusia juga Kristus rela mati di salib. Terbuka terhadap kebutuhan sesama membuat kita mampu melampaui diri kita sendiri seperti yang telah dicontohkan oleh Yesus yaitu rela mati di salib.

Kasih merupakan sebuah perbuatan yang dapat dilatih. Kasih tidak hanya sekedar perasaan. Menjadi lebih berani dan tegas serta lebih adil dan penuh kasih merupakan tantangan bagi orang Kristen. Melatih kasih dapat kita coba dengan cara melihat dunia dari perspektif orang lain. Dengan demikian orang lain akan merasa bahwa mereka memperoleh perhatian dari kita. Jika kita melatih kasih secara terus menerus yang diawali dengan sesuatu yang mudah maka dengan bantuan Tuhan kita akan mampu untuk selalu berbuat kasih.

Allah menginginkan keselamatan semua orang. Karya keselamatan telah dimulai dalam ruang dan waktu kita di dunia ini. Akan tetapi kesempurnaannya akan tercapai pada kehidupan sesudah di dunia ini yakni kehidupan kekal. Kehidupan kekal merupakan pengharapan bagi manusia yang berdasar pada kehidupan “di sini dan saat ini”. Dimana, kita harus mengembangkan kasih dan keadilan, karena tidak ada tindakan baik yang sia-sia. Dengan cara ini lah manusia manusia mencapai kesempurnaannya dalam kehidupan kekal.

Kasih Allah mengubah manusia dalam segala aspek. Ketika kita menerima kasih Allah maka kita akan berusaha untuk hidup menurut perintahNya. Perintah itu akan menuntun kita kepada perubahan hati, cara berpikir dan berbuat. Pertobatan hati yang terus menerus harus diupayakan sehingga kita melalui pikiran dan perbuatan kita mampu memberi contoh kepada orang lain. Pertobatan hati merupakan permulaan sejati demi dunia yang lebih baik.

Sebagai manusia kita adalah makhluk sosial. Semenjak diciptakan, manusia tidak dapat memenuhi kebutuhannya sendiri, ia membutuhkan orang lain dan komunitasnya. Egoisme hanya akan memperlemah manusia. Setiap orang harus terbuka untuk orang lain dan dengan demikian ia akan mampu melampaui dirinya sendiri. Dengan terbuka kepada sesama, kita dimungkinkan untuk terbuka terhadap Tuhan dan berkembang dalam kasihNya. Dengan demikian, kita ikut dalam rencana besar Kasih Tuhan untuk penyelamatan dan penebusan semua manusia melalui PuteraNya Yesus Kristus. Gereja yang merupakan Tubuh Kristus  merupakan tempat manusia berkembang dalam Kasih Allah dan bertanggungjawab untuk menciptakan perdamaian dan perkembangan umat manusia.

Gereja ada “supaya di dunia ini tercipta ruang bagi Allah, supaya Ia dapat tinggal di dalamnya dan dengan demikian, dunia menjadi ‘KerajaanNya’.” Dalam diri Yesus, Kerajaan Allah benar-benar telah dimulai di dunia, di mana sakramen diberikan, dunia yang lama yang penuh dosa dan kematian dilemahkan sampai ke akar-akarnya dan diubah. Dengan demikian terciptalah Kerejaan Allah di mana semua saling mengasihi. Tidak ada seorang pun yang menerima tanpa mau memberi. Semua saling memperhatikan dan saling mengasihi sehingga kerajaan Allah yang penuh damai tercipta.

  1. BERBAGI PENGALAMAN AKAN YESUS

Pemimpin mengarahkan peserta masuk dalam kelompok-kelompok kecil (4-6 orang atau sesuai kebutuhan) untuk sharing pangalaman iman dan hidup sesuai dengan tema dan katekese yang baru didengar dengan bertitik tolak dari pertanyaan-pertanyaan panduan ini:

  1. Bagaimana Pengalamanmu ketika kamu mengasihi dan dikasihi orang lain?
  2. Menurutmu, apa perbedaan kasih dan egoisme, yang mana yang lebih kamu hidupi?

Setelah peserta selesai sharing (20-30 menit), kemudian pemimpin menyampaikan rangkuman sesuai hasil diskus. Namun di bawah ini tercantum tawaran rangkuman untuk disampaikan jika dirasa cocok:

Kasih adalah sebuah tindakan yang harus dimiliki oleh orang Kristen. Tanpa kasih maka manusia akan lemah. Sedangkan dalam kasih manusia akan berkembang dan dengannya dimungkinkan untuk semakin dekat dengan Tuhan. Kita harus senantiasa melatih diri kita dengan kasih. Dengan tindakan kasih yang kita hidupilah Kerajaan Allah di dunia ini akan tercipta yaitu Kerajaan yang penuh dengan kasih dan damai.

  1. BERJUMPA DENGAN YESUS

OMK bertemu dengan Yesus melalui sabda-Nya dan yang diperdalam dengan renungan. Menanggapi kehadiran Tuhan OMK menyampaikan doa-doa permohonan.

P. Tuhan Beserta Kita

U. Sekarang dan Selama-lamanya

P. Inilah Injil Tuhan kita Yesus Kristus menurut santo Lukas (Luk 4:17-21)

U. Dimuliakanlah Tuhan.

Kepada Yesus diberikan kitab nabi Yesaya dan setelah dibuka-Nya, Ia menemukan nas, di mana ada tertulis: “Roh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah mengutus Aku untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang.” Kemudian Ia menutup kitab itu, memberikannya kembali kepada pejabat, lalu duduk; dan mata semua orang dalam rumah ibadat itu tertuju kepada-Nya. Lalu Ia memulai mengajar mereka, kata-Nya: “Pada hari ini genaplah nas ini sewaktu kamu mendengarnya.”

P. Demikianlah Injil Tuhan

U. Terpujilah Kristus

Renungan

Jika kita memperhatikan dan mengamati kehidupan kita sehari-hari, maka kita akan menemukan banyak penyimpangan. Banyak orang pada zaman sekarang lebih memprioritaskan diri sendiri tanpa lagi melihat orang lain. Banyak orang tega membuat orang lain menderita asalkan dirinya senang. Egoisme adalah sifat dan tindakan yang berkembang pada zaman ini. Setiap orang berusaha untuk memuaskan diri sendiri. Orang-orang berusaha membuat dunia ini menjadi miliknya sendiri.

Dalam bacaan tadi, Yesus menyerukan pembebasan bagi orang kecil dan tertindas begitu juga dengan para tawanan. Mereka adalah orang-orang yang tidak mendapat perhatian dan kasih, tetapi korban. Yesus membawa perubahan yang dinantikan oleh orang-orang kecil, tertindas dan para tawanan. Yesus menyerukan dan meneladankan agar setiap orang saling mengampuni, saling mengasihi dan memperhatikan.

Dunia yang penuh keegoisan dan keserakahan tidak bagian dari Kerajaan Allah. Dunia seperti ini harus diubah. Yesus memberi hukum cinta kasih untuk mengubah dunia lebih baik. Kerajaan Allah hanya akan terwujud jika manusia saling mengasihi dan saling memperhatikan. Kita sebagai anggota Gereja yang merupakan Tubuh Kristus bertanggungjawab untuk menjadikan bumi ini sebagai tempat perdamaian dan perkembangan umat manusia.

Dengan demikianlah kita menjadi pembawa rahmat bagi sesama kita yang miskin, tertindas dan para tawanan. Kita membawa kasih dan keadilan ke dalam dunia ini. Dengan memperhatikan orang lain, kita telah membawa rahmat kepada orang itu. Maukah  kita menjadi pembawa Kasih dan keadilan yang di dunia ini? Maukah kita mengubah dunia ini menjadi Kerajaan Allah? Semua bermula dari diri kita.

Doa Permohonan

Pemimpin mempersilahkan para pembawa doa permohonan untuk membawakan doa secara spontan, dengan mengantar terlebih dahulu sbb:

P. Sahabat-sahabat OMK yang terkasih, sekarang marilah kita menyampaikan doa-doa permohonan kita kepada Allah:

  1. Bagi para pemimpin Gereja…. Kami mohon.
  2. Bagi Perdamaian Dunia…. Kami mohon.
  3. Bagi semua orang muda…. Kami mohon.
  4. Bagi Kita yang berkumpul di sini…. Kami mohon.

P. Marilah kita persatukan segala doa-doa permohonan kita dengan doa yang diajarkan Yesus sendiri kepada kita.

P+U.    Bapa Kami….

  1. MENYATAKAN YESUS

Pengenalan dan pertemuan dengan Yesus dalam doa harus diwujudnyatakan dalam kehidupan sehari-hari. Tindakan nyata apa yang harus dilakukan sesudah kebaktian ini? Untuk itu disediakan waktu hening (bermenung) sekitar 5 menit untuk meneguhkan niat-niat. Musik yang menunjang permenungan bisa diputar. Pemimpin (jika cocok) bisa juga menawarkan aksi-aksi nyata yang aplikatif dari pertemuan misalnya:

P. Saudara-i muda marilah kita hening sejenak mencari dan menentukan hal praktis yang harus kita praktekkan dalam kehidupan kita sebagai aplikasi dari perayaan iman malam ini.

Hening….

Usul aksi nyata:

  • OMK berkomitmen untuk menjadikan kasih sebagai dasar hidupnya.
  • OMK berkomitmen untuk tidak egois.
  • OMK berkomitmen untuk memperhatikan orang-orang terdekatnya.

Doa Penutup

P. Marilah berdoa,

Ya Tuhan, kami sangat senang dengan pertemuan ini. Kami belajar untuk mengasihi dan tidak egois. Semoga RohMu selalu menuntun kami melakukan banyak kasih kepada sesama kami. Demi Kristus, Tuhan dan Pengantara kami, yang hidup dan meraja bersama Dikau dan dalam kesatuan dengan Roh Kudus, sekarang dan selama-lamanya.

P+U.    Amin.

Seruan Penutup

P. Datanglah Roh Maha Kudus bentara cinta Sang Kristus.
U. Tolong kami jadi saksi membawa cinta ilahi.

Perutusan

Semua membuat tanda salib untuk dirinya sendiri, kecuali jika pemimpin adalah imam.

P. Tuhan beserta kita.

U. Sekarang dan selama-lamanya.

P. Kita semua diberkati oleh Allah yang mahakuasa, Bapa, Putera dan Roh Kudus.

U. Amin.

Nyanyian Penutup

Kasih yang sempurna telah kuterima dari Mu

Bukan karena kebaikanku

Hanya oleh kasih karuniaMu Kau pulihkan aku,

layakkanku tuk dapat memanggilMu, Bapa
Kau beri yang kupinta saat kumencari kumendapatkan

Kuketuk pintuMu dan Kau bukakan

Sbab Kau Bapaku, Bapa yang kekal
Tak kan Kau biarkan

Aku melangkah hanya sendirian

Kau selalu ada bagiku

Sbab Kau bapaku Bapa yang kekal

Kesempatan untuk mengumpulkan persembahan.

Pengumuman

Memberitahukan waktu, tempat dan petugas pertemuan selanjutnya dan hal-hal lain sesuai dengan kebutuhan OMK setempat.

***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *