Doa & Ngopi OMK KAM : Pekan IV Febuari 2018

EKSKURSUS: MEDIA BARU

Persiapan Perayaan

  1. Pemimpin (P): Bisa pembina OMK, pendamping OMK atau OMK sendiri. Pemimpin memberitahukan secara singkat jalannya perayaan dan menghunjuk petugas-petugas yang perlu.
  2. Pembawa doa permohonan. Sebelum ibadat, para pembawa doa sudah menentukan siapa yang akan didoakan. Doa dibawakan secara spontan.
  3. Kelompok diskusi: peserta sudah dibagi menjadi beberapa kelompok.
  4. Pembawa nyanyian: seseorang yang bisa.
  5. Salib, lilin dan copyan teks ibadat.
  6. Tempat pengumpulan kolekte. Kolekte dilaksanakan pada nyanyian penutup.

Gagasan Dasar

Hidup yang sesungguhnya adalah perjumpaan dengan yang lainnya. Yang menjadikan kita manusia ialah bahwa kita bisa bicara satu sama lain. Manusia tidak bisa tidak berkomunikasi.

Nyanyian Pembuka

            Tinggallah bersama aku

            Tinggallah bersama aku di dalam doa

            Di dalam doa… 3 x

Seruan Pembukaan

P. Datanglah ya Roh Kudus penuhi hati umatMu.

U. Dan nyalakanlah di dalamnya api cintaMu.

Hening sejenak ….

Tanda Salib & Salam

P. Dalam Nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus

U. Amin

P. Tuhan berserta kita

U. Sekarang dan selama-lamanya

Pemeriksaan Batin

P. Sahabat-sahabat OMK yang baik, dalam hidup ini kita tidak luput dari kesalahan dan kelalaian, maka marilah sejenak kita mengingat-ingat dosa dan kesalahan kita seraya mengakuinya di hadapan Allah dan di hadapan sesama agar   kita dilayakkan Allah mengikuti ibadat ini.

Hening….

P. Saya mengaku….

Absolusi

P. Semoga Allah yang Mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa-dosa kita dan menghantar kita ke hidup   yang kekal.

U. Amin.

Doa Pembukaan

P. Marilah berdoa,

Ya Bapa, utuslah Roh Kudus ke atas kami yang berkumpul ini, agar mampu memahami makna media sosial dalam hidup kami. Demi Kristus, Tuhan dan Pengantara kami, yang meraja bersama Dikau dan dalam kesatuan dengan Roh Kudus, kini dan sepanjang segala masa.

P+U.    Amin.

  1. MENGENAL YESUS

Memaparkan rangkuman khazanah iman dari Docat No (15-21)

Media Sebagai Sarana Sosial

Komunikasi langsung tidak selalu bisa kita lakukan di dalam kehidupan kita. Oleh karena itu kita membutuhkan media sebagai perantara imformasi tidak langsung. Media membantu dalam pendidikan, imformasi dan hiburan. Akan tetapi kerap hiburan mendominasi. Media sangat kita butuhkan untuk menata hidup masyarakat yang luas untuk bertukar imformasi, mengungkapkan gagasan secara bebas.

Media adalah komponen penting dalam masyarakat modern. Media melayani masyarakat dalam tuntutan etis. Media harus setia pada tujuannya yakni demi perkembangan masyarakat luas. Oleh sebab itu media harus dipergunakan secara benar.

Internet dan jejaring sosial adalah perluasan yang penting dari kemungkinan-kemungkinan berkomunikasi. Teknologi baru memungkinkan kita bertemu melampaui batas-batas tempat dan budaya dan dengan media-media baru menjadikan dunia terbuka bebas dan setara. Kesetaraan ini memungkinkan manusia mengembangkan potensi persahabatan tanpa batas.

Akan tetapi media menuntut suatu sikap hati-hati sebab banyak risiko-risiko yang mungkin terjadi; orang dapat menggunakannya untuk kepentingan kelompok atau golongan. Media harus terarah kepada kemajuan bersama dan pengunaannya tidak tergantung pada pendidikan, kuasa, jabatan, kekayaan, politik. Hak untuk berkomunikasi adalah hak yang harus bisa dinikmati semua orang.

Media walau sangat membantu dapat berakibat buruk juga jika tidak waspada. Bisa saja orang bertemu 10.000 orang di facebook tetapi tidak punya seorang pun teman di sekitarnya. Media bisa saja digunakan untuk pelecehan, balas dendam, pencurian data, mematamatai orang lain. Media dapat membuat orang gemuk, bodoh, agresif, kesepian, sakit dan tidak bahagia. Bisa membuat orang tidak bijaksana, otak melemah, berpikir dangkal, tidak reflektif dan tidak peka.

Penggunaan media menuntut tanggungjawab besar akan kehendak Allah yang menginginkan agar kita membantu kebenaran untuk tersingkap. Maka sangat mungkin jika media juga digunakan untuk pewartaan kerajaan Allah.

Kiranya semua orang berkata dalam benaknya: “Termasuk hak dalam wilayah privat, untuk tidak dimata-matai, tidak dihalang-halangi mendapat akses internet, dan tidak diblokir. Akses pada arena komersial juga penting. Situs politis harus bisa diakses dengan bebas, sampai situs yang kita anggap bermuatan illegal dan mengerikan”

Maka adalah tugas kita menanggulangi penyalahgunaan media. Dalam semua kebebasan yang diperlukan, pasar juga membutuhkan tujuan yang bermoral. Layanan media mengikuti prinsip-prinsip etis kesejahteraan bersama dan perkembangan manusia. Media bukan untuk perendahan martabat seksualitas manusia, terutama penyebarluasan pornografi anak-anak. Juga tidak dapat diterima segala bentuk gangguan: mematamatai, mencuri data, olok-olok, fitnah, melaui internet.

Orang muda harus sadar, dengan dampak baik dan buruk media baru ini. Orang muda harus tahu bahwa kata-kata dingin membekukan orang, kata-kata panas melukai orang, kata-kata membuat orang merasa pahit, kata-kata penuh amarah membuat orang marah. Demikian juga kata-kata bersahabat menghasilkan sahabat, menghibur, menenangkan dan membuat orang nyaman.

  1. BERBAGI PENGALAMAN AKAN YESUS

Pemimpin mengarahkan peserta masuk dalam kelompok-kelompok kecil (4-6 orang atau sesuai kebutuhan) untuk sharing pengalaman iman dan hidup sesuai dengan tema dan katekese yang baru didengar dengan bertitik tolak dari pertanyaan-pertanyaan panduan ini:

  1. Berapakah temanmu di facebook dan berapakah tetanggamu dan teman sekolahmu yang menjadi temanmu?
  2. Apa yang paling berkesan dan paling tidak mengenakkan dalam ber media sosial?

Setelah peserta selesai sharing (20-30 menit), kemudian pemimpin menyampaikan rangkuman sesuai hasil diskus. Namun di bawah ini tercantum tawaran rangkuman untuk disampaikan jika dirasa cocok:

Entah berakibat baik atau buruk, sarana komunikasi itu adalah bagian integral kehidupan dewasa ini. Dan kita harus sungguh-sungguh merenungkan pengaruh media, secara khusus di dalam hal dimensi etis dan budaya dari globalisasi dan perkembangan bangsa-bangsa di dalam solidaritas. Media sosial dapat meningkatkan kemungkinan-kemungkinan: baik dan buruk. Sebagai orang muda kita tentu mengharapkan kemungkinan yang baik terjadi.

  1. BERJUMPA DENGAN YESUS

OMK bertemu dengan Yesus melalui sabda-Nya dan yang diperdalam dengan renungan. Menanggapi kehadiran Tuhan OMK menyampaikan doa-doa permohonan.

P. Tuhan Beserta Kita

U. Sekarang dan Selama-lamanya

P. Bacaan dari Kitab Kejadian ( Kej.11:4-8)

Adapun seluruh bumi, satu bahasanya dan satu logatnya. Maka berangkatlah mereka ke sebelah timur dan menjumpai tanah datar di tanah Sinear, lalu menetaplah mereka di sana. Mereka berkata seorang kepada yang lain: “Marilah kita membuat batu bata dan membakarnya baik-baik.” Lalu bata itulah dipakai mereka sebagai batu dan tér gala-gala sebagai tanah liat. Juga kata mereka: “Marilah kita dirikan bagi kita sebuah kota dengan sebuah menara yang puncaknya sampai ke langit, dan marilah kita cari nama, supaya kita jangan terserak ke seluruh bumi.” Lalu turunlah TUHAN untuk melihat kota dan menara yang didirikan oleh anak-anak manusia itu, dan Ia berfirman: “Mereka ini satu bangsa dengan satu bahasa untuk semuanya. Ini barulah permulaan usaha mereka; mulai dari sekarang apa pun juga yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana. Baiklah Kita turun dan mengacaubalaukan di sana bahasa mereka, sehingga mereka tidak mengerti lagi bahasa masing-masing.” Demikianlah mereka diserakkan TUHAN dari situ ke seluruh bumi, dan mereka berhenti mendirikan kota itu. Itulah sebabnya sampai sekarang nama kota itu disebut Babel, karena di situlah dikacaubalaukan TUHAN bahasa seluruh bumi dan dari situlah mereka diserakkan TUHAN ke seluruh bumi.

P. Demikianlah Sabda Tuhan.

U. Syukur Kepada Allah.

Renungan

Bahasa Cinta

Membaca perikop di atas, hati bertanya-tanya, “Mengapa Tuhan mau mengacaukan bahasa manusia? Tuhan senang bila manusia itu bersatu dan saling mengerti. Akan tetapi yang Tuhan harapkan ialah kesatuan untuk membangun dunia menjadi lebih baik. Tuhan tentu tidak setuju jika manusia bersatu hanya untuk cari nama atau untuk kepentingan sekelompok orang.

Tuhan menginginkan manusia itu berbahasa cinta. Turut memikirkan nasib sesama, mempertimbangkan baik-buruknya suatu keputusan agar tidak merusak kepentingan banyak orang. Kesatuan di Babel adalah contoh ketamakan dan keserakahan, Tuhan mengacaukan komunikasi mereka karena Tuhan melihat kesombongan manusia yang berpotensi merusak dunia ini menentang kebijakan Tuhan.

Itulah sebabnya, Gereja pun selalu memperhatikan Injil dalam membuat ajarannya atau keputusan-keputusannya. Dunia tanpa mengindahkan prinsip-prinsip ilahi pasti hancur. Segala tindakan manusia hendaknya dilakukan atas dasar cinta kepada Tuhan dan seluruh ciptaanNya.

Bahasa cinta adalah bahasa komunikasi yang paling baik. Bahasa cinta mampu membangun dunia menjadi tempat nyaman. Bahasa cinta membendung hal-hal jahat yang merusak keutuhan segenap ciptaan. Bahasa cinta pemersatu keanekaragaman dan perekat yang tahan jaman bagi segala situasi dan kondisi.

Doa Permohonan

Pemimpin mempersilahkan para pembawa doa permohonan untuk membawakan doa secara spontan, dengan mengantar terlebih dahulu sbb:

P. Sahabat-sahabat OMK yang terkasih, sekarang marilah kita menyampaikan doa-doa permohonan kita kepada Allah:

  1. Bagi para pemimpin Gereja….Kami mohon.
  2. Bagi Kesatuan Dunia…. Kami mohon.
  3. Bagi semua orang muda… Kami mohon.
  4. Bagi Kita yang berkumpul di sini…. Kami mohon.

P. Marilah kita persatukan segala doa-doa permohonan kita dengan doa yang diajarkan Yesus sendiri kepada kita.

P+U.   Bapa Kami….

  1. MENYATAKAN YESUS

Pengenalan dan pertemuan dengan Yesus dalam doa harus diwujudnyatakan dalam kehidupan sehari-hari. Tindakan nyata apa yang harus dilakukan sesudah kebaktian ini? Untuk itu disediakan waktu hening (bermenung) sekitar 5 menit untuk meneguhkan niat-niat. Musik yang menunjang permenungan bisa diputar. Pemimpin (jika cocok) bisa juga menawarkan aksi-aksi nyata yang aplikatif dari pertemuan misalnya:

P. Saudara-i muda marilah kita hening sejenak mencari dan menentukan hal praktis yang harus kita praktekkan dalam kehidupan kita sebagai aplikasi dari perayaan iman malam ini.

Hening….

Usul aksi nyata:

  • OMK berkomitmen untuk belajar berbahasa cinta setiap saat.
  • OMK berkomitmen untuk tidak mencari nama melainkan mengutamakan kepentingan bersama

Doa Penutup

P. Marilah berdoa,

Ya Tuhan, kami bergembira karena Engkau menjadikan cinta menjadi bahasa pemersatu kami. Semoga sekalian dunia bersatu dalam cinta membangun dunia yang indah, aman dan tempat bahagia. Demi Kristus, Tuhan dan Pengantara kami, yang hidup dan meraja bersama Dikau dan dalam kesatuan dengan Roh Kudus, sekarang dan selama-lamanya.

P+U.    Amin.

Seruan Penutup

P. Datanglah Roh Maha Kudus bentara cinta Sang Kristus.
U. Tolong kami jadi saksi membawa cinta ilahi.

Perutusan

Semua membuat tanda salib untuk dirinya sendiri, kecuali jika pemimpin adalah imam.

P. Tuhan beserta kita.

U. Sekarang dan selama-lamanya.

P. Kita semua diberkati oleh Allah yang mahakuasa, Bapa, Putera dan Roh Kudus.

U. Amin.

Nyanyian Penutup

Kesempatan untuk mengumpulkan persembahan.

            Kasih yang sempurna

Kasih yang sempurna telah kut’rima dari Mu

Bukan karena kebaikanku

Hanya oleh kasih karuniaMu Kau pulihkan aku,

layakkanku tuk dapat memanggilMu, Bapa
Kau beri yang kupinta saat kumencari kumendapatkan

Kuketuk pintuMu dan Kau bukakan

S,bab Kau Bapaku, Bapa yang kekal
Tak kan Kau biarkan

Aku melangkah hanya sendirian

Kau selalu ada bagiku

Sbab Kau bapaku Bapa yang kekal

Pengumuman

Memberitahukan waktu, tempat dan petugas pertemuan selanjutnya dan hal-hal lain sesuai dengan kebutuhan OMK setempat.

***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *