Bina Katekis Zaman Now

Sebanyak 17 orang Katekis Generasi Muda KAM kembali mengikuti pembinaan untuk menyegarkan dan memperdalam pelayanannya di masing-masing paroki. Pembinaan ini dilakukan di Rumah Pembinaan Mounteluco FCJM, Jln. Viyatha Yudha Pematangsiantar pada tanggal 22-24 Februari 2018. Pembinaan difasilitatori oleh KOMKEP KAM dan bekerjasama dengan Komisi Kateketik KAM. Pada pembinaan ini KGM khusus mempelajari ilmu psikologi anak. Ladang pelayanan KGM yang memfokuskan Orang muda termasuk ASMIKA, mengharuskan KGM sekiranya mampu memberi pelayanan kepada ASMIKA di paroki.

Memahami Psikologi anak mulai dari anak usia  0-12 tahun sangat menarik dan menambah pengetahuan KGM. Memahami ASMIKA menggunakan istilah “santai-santai mendalam” yang artinya memberi pembinaan dengan gembira, bebas, dan bermain. Dalam pendampingan ASMIKA unsur-unsur yang diperhatikan adalah suasana Kristiani antara ASIMKA dan Pembina, Pembina/“katekis” sebagai sahabat bagi ASMIKA.

Konsep “holistic brain” merupakan hal yang sangat penting dipahami Pembina ASMIKA. Pembagian konsep otak kiri dan otak kanan, perbedaan otak laki-laki dan wanita, akan membantu kita untuk memahami ASMIKA yang akan kita dampingi. Maka baiknya, dalam pendampingan ASMIKA dibuat pengklasifikasian, memperbaiki system pendampingan, dan seorang Pembina mesti bisa sebagai “Bunglon” kehal positif. Perilaku kids zaman now juga mempengaruhi cara kita untuk pendampingan mereka. Apalagi kids zaman now sudah dewasa dini. Hal ini dipengaruhi dari asupan makanan yang serba kimiawi, pendidikan keluarga dan anak-anak sudah terbiasa dengan gadget dan tidak terlepas dari itu.

Dalam pendampingan ASMIKA Katekis harus memiliki tehnik agar pewartaan kitab suci tersampaikan kepada anak. Beberapa tehnik yang ditawarkan adalah bercerita, sumber katekese/ biblis, sumber katekese inkulturatif, tarian/operet, dramatisasi membuat anak menghidupi cerita, pantomim, puisi, pantun, quis, puzzle, teka- teki silang, lagu, permainan bebas, gambar, ayat emas, kartu ucapan, boneka membuat cerita lebih hidup, sulap rohani, kisah orang kudus, doa dan meditasi, audio visual. Agar pembinaan ASMIKA bisa tercapai kiranya KGM mengingat tugasnya yaitu sebagai imam, nabi dan raja. Hidup baik saja tidak cukup namun bekerjalah out standing. – Andi Hotmartuah Purba-

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *