Doa & Ngopi OMK KAM : Pekan II Juli 2018

BISNIS SEBUAH PANGGILAN

Persiapan Perayaan

  1. Pemimpin (P): Bisa pembina OMK, pendamping OMK atau OMK sendiri. Pemimpin memberitahukan secara singkat jalannya perayaan dan menghunjuk petugas-petugas yang perlu.
  2. Pembawa doa permohonan. Sebelum ibadat, para pembawa doa sudah menentukan siapa yang akan didoakan. Doa dibawakan secara spontan.
  3. Kelompok diskusi: peserta sudah dibagi menjadi beberapa kelompok.
  4. Pembawa nyanyian: seseorang yang bisa.
  5. Salib, lilin dan copyan teks ibadat.
  6. Tempat pengumpulan kolekte. Kolekte dilaksanakan pada nyanyian penutup.

Gagasan Dasar

Mendengar kata bisnis adalah sesuatu yang sudah biasa bagi kita. Akan tetapi banyak dari kita yang menganggap bahwa bisnis merupakan suatu tindakan yang hanya menguntungkan pihak pebisnis tersebut dan merugikan pihak lain. Pada dasarnya bisnis merupakan suatu usaha manusia untuk mencapai kemakmuran oleh karena itu, bisnis merupakan sebuah panggilan dari Tuhan bagi kita. Intinya kembali kepada pelaku bisnis, apakah bisnis itu dilakukan demi kepentingan pribadi atau demi kepentingan umum sehingga tercapai kemakmuran semua manusia.

Nyanyian Pembuka

            Kasih Yesus sungguh indah

Kasih Yesus sungguh indah

Di dalam hidupku ini

Sungguh manis lebih manis hidup bersama Yesus

            Yesus nama Yesus pujilah Dia

            KasihNya kepada saya sampai selama-lamanya

            Oh kasihNya kepada saya sampai slama-lamanya

Seruan Pembukaan

P. Datanglah ya Roh Kudus penuhi hati umatMu.

U. Dan nyalakanlah di dalamnya api cintaMu.

Hening sejenak…. 

Tanda Salib & Salam

P. Dalam Nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus

U. Amin

P. Tuhan berserta kita

U. Sekarang dan selama-lamanya

Pemeriksaan Batin

P. Sahabat-sahabat OMK yang baik, dalam hidup ini kita tidak luput dari kesalahan dan kelalaian, maka marilah sejenak kita mengingat-ingat dosa dan kesalahan kita seraya mengakuinya di hadapan Allah dan di hadapan sesama agar kita dilayakkan Allah mengikuti ibadat ini.

Hening….

P. Saya mengaku….

Absolusi

P. Semoga Allah yang Mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa-dosa kita dan menghantar kita ke hidup yang kekal.

U. Amin.

Doa Pembukaan

P. Marilah berdoa,

            Bapa yang mahamurah, kami berkumpul di hadapanMu mohon penyertaanMu bagi kami dalam ibadat ini. Terangilah hati dan budi kami agar mampu menerima pesan-pesan yang akan Kau sampaikan kepada kami lewat pertemuan ini. Demi Yesus Kristus, Tuhan kami, yang bersama dengan Dikau, dalam kesatuan dengan Roh Kudus, kini dan sepanjang masa.

P+U.    Amin.

  1. MENGENAL YESUS

Memaparkan rangkuman khazanah iman dari Docat No. 163-166

Bisnis Suatu Panggilan

Berbicara tentang bisnis merupakan sesuatu yang menarik bagi kita karena bisnis pasti mendatangkan keuntungan bagi mereka yang melakukannya. Pada zaman sekarang banyak usaha bisnis yang dijalankan orang. Seiring berkembangnya zaman, bisnis bahkan dapat dijalankan melalui media online. Mungkin dari kita yang berkumpul saat ini juga banyak yang terlibat dalam bisnis online. Dalam kaitannya dengan panggilan, bisnis merupakan suatu panggilan yang autentik dari Tuhan.

Perdagangan dan bisnis merupakan sebuah panggilan Tuhan bagi manusia. Melalui keahlian dan tanggung jawab yang tepat pelaku perdagangan dan bisnis, mereka melaksanakan pelayanan mereka terhadap sesama. Tuhan menciptakan bumi dan mempercayakannya kepada kita agar kita mampu mengolah dan menjaganya demi kesejahteraan dan kemakmuran kita bersama. Maka dalam melakukan perdagangan dan bisnis, kita dituntut untuk bertanggungjawab penuh dalam usaha dan tindakan kita tersebut. Melalui tanggung jawab itu kita berkontribusi dalam kesempurnaan ciptaan. Kita harus bertindak dengan adil dan penuh kasih dalam menjalankan perdagangan dan bisnis, dengan demikian, kita akan menggunakan pemberian yang baik dari bumi dan talenta kita untuk kebaikan sesama manusia yang dipercayakan kepada kita.

Semua manusia dipanggil kepada kesejahteraan dan kemakmuran. Yang sering terjadi adalah hanya segelintir orang yang menjadi kaya dan makmur sementara banyak orang menjadi miskin dan tidak mampu. Miskin dan kaya menjadi tolak ukur manusia zaman sekarang. Banyak orang hanya tahu menumpuk kekayaan yang baginya dapat menjamin kesejahteraan dan kemakmuran hidupnya di dunia ini. Sebagai pengikut Yesus, mestinya tidak melupakan hal pertama dan yang terpenting yaitu kaya di hadapan Tuhan (Luk 12:21). Kaya dalam hal materi bukanlah tujuan utama seorang kristiani, menjadi kaya materi juga bukan merupakan berkat khusus dari Yesus. Yesus mengajarkan kita berdoa agar Tuhan memberi kita hari ini makanan kita secukupnya. Kita tidak memperjuangkan kemewahan melainkan kebutuhan untuk hidup bahagia sejahtera, bekerja dalam cinta kasih serta partisipasi dalam budaya dan pendidikan untuk pengembangan lebih lanjut.

Kemiskinan merupakan sebuah situasi dimana seseorang dipaksa dan dirampas kebutuhan hidupnya dengan kata lain kemiskinan itu sesuatu yang buruk. Dalam kenyataan dapat kita lihat bahwa banyak orang kelaparan sementara sebagian orang yang lain membuang-buang makanan. Hal ini merupakan skandal dosa yang terdengar ke surga karena teriakan orang yang kelaparan. Hal ini menandakan bahwa kemiskinan adalah sesuatu yang buruk dan negatif. Akan tetapi sebagai seorang Kristiani, kemiskinan tidak melulu negatif, Allah menghendaki umatNya miskin di hadapanNya. Seorang Kristiani harus mampu lepas dari keterikatan materi duniawi dan mau melayani Allah dengan tulus hati lewat pelayanannya kepada sesama manusia. Kasih untuk Tuhan harus berada di atas segala-galanya. Melalui kasih ini maka kemiskinan yang bernada negatif tadi tidak akan pernah terjadi karena dengan tindakan cinta kasih akan tercipta keadilan sehingga tidak ada pemaksaan dan perampasan akan kebutuhan hidup seseorang.

Kekayaan bagi manusia zaman sekarang adalah sesuatu yang harus dicari, bahkan tidak sedikit orang berusaha menghalalkan berbagai cara agar ia memiliki kekayaan. Hal ini menjadi sesuatu yang negatif karena dengan usaha yang dilakukan akan banyak orang yang dirugikan. Pada umumnya kekayaan membawa orang kepada sebuah perasaan puas diri yang membawa mereka menjadi tinggi hati dan merendahkan orang lain. Umumnya orang kaya tergoda untuk melihat kenikmatan hidupnya sebagai hasil usahanya sendiri dan tidak lagi menyadari peran serta Tuhan dalam hidupnya. Kerakusan dan ketamakan menjadikan mereka serakah dan tidak lagi menjadikan cinta akan Allah sebagai hal yang utama dalam hidupnya. Jika dibandingkan dengan kemiskinan, maka kaya merupakan sesuatu yang lebih negatif daripada kemiskinan. Kita semua dipanggil untuk melakukan bisnis dalam hidup kita. Akan tetapi hendaknya bisnis kita menjadi sebuah bisnis yang mendatangkan berkat bagi kita dan sesama. Seorang kristiani yang berbisnis adalah orang yang bertanggungjawab dan menjalankan bisnisnya berdasarkan cinta kasih dan keadilan maka dengan demikian terciptalah kesejahteraan dan kemakmuran bersama.

  1. BERBAGI PENGALAMAN AKAN YESUS

Pemimpin mengarahkan peserta masuk dalam kelompok-kelompok kecil (4-6 orang atau sesuai kebutuhan) untuk sharing pengalaman iman dan hidup sesuai dengan tema dan katekese yang baru didengar dengan bertitik tolak dari pertanyaan-pertanyaan panduan ini:

  1. Semua kita terlibat dalam bisnis, apakah ada di antara kita pelaku aktif bisnis? Bisnis apakah itu?
  2. Apa pendapatmu tentang kaya dan miskin di hadapan sesama manusia dan di hadapan Allah, sharingkanlah dengan temanmu?

Setelah peserta selesai sharing (20-30 menit), kemudian pemimpin menyampaikan rangkuman sesuai hasil diskus. Namun di bawah ini tercantung tawaran rangkuman untuk disampaikan jika dirasa cocok:

Banyak orang melakukan bisnis dan perdagangan sebagai usaha untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Hendaknya usaha dagang dan bisnis itu tidak hanya menguntungkan diri sendiri akan tetapi harus membawa berkat bagi sesama.

  1. BERJUMPA DENGAN YESUS

OMK bertemu dengan Yesus melalui sabda-Nya dan yang diperdalam dengan renungan. Menanggapi kehadiran Tuhan OMK menyampaikan doa-doa permohonan.

Bacaan dari Injil Matius 6: 31-34

Sebab itu janganlah kamu kuatir dan berkata: Apakah yang akan kami makan? Apakah yang akan kami minum? Apakah yang akan kami pakai?  Semua itu dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu yang di sorga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu.  Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah  dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu. Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari.”

P. Demikianlah Sabda Tuhan

U. Syukur Kepada Allah

Renungan

            Dalam kehidupan harian kita, bekerja merupakan sebuah keharusan untuk dapat memenuhi kebutuhan hidup kita. Setelah manusia pertama jatuh ke dalam dosa Allah menghukum manusia untuk bekerja keras agar ia dapat bertahan hidup. Semua orang harus bekerja agar dapat memenuhi kebutuhan hidupnya. Demikian juga kita yang berkumpul di sini, kita juga harus bekerja untuk memenuhi kebutuhan kita. setiap hari orang melaksanakan pekerjaannya, petani, buruh, pedagang, pebisnis, pengusaha, pemerintah dan perangkat-perangkatnya dan masih banyak lagi. Banyak orang bersusah payah mencari pekerjaan agar ia dapat bertahan hidup.

            Saudara-saudari terkasih, tuntutan hidup yang banyak membuat orang harus lebih rajin dan giat untuk bekerja. Bahkan ada orang yang sampai lembur untuk mendapatkan penghasilan yang memadai. Hal ini dilakukan orang agar ia dapat menjamin pemenuhan kebutuhannya. Dalam bacaan yang kita dengar tadi, Yesus berkata, “Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari.” Perkataan Yesus ini bukan berarti mengajak kita untuk tidak bekerja, melainkan perkataan Yesus itu berusaha untuk bekerja dan senantiasa bersyukur. Janganlah kita meninggalkan Allah hanya karena pekerjaan kita. Yesus mengajak kita untuk bersyukur dan mampu mencukupkan diri dengan apa yang kita peroleh.

            Seorang pemuda yang berasal dari keluarga miskin berjanji akan bekerja keras sampai ia berhasil dan menjadi kaya, ia sudah bosan dengan kehidupan miskin. Ia pergi merantau meninggalkan desanya dan berusaha mencari kerja. Ia bekerja dengan tekun dan rajin tanpa pernah mengenal lelah dan akhirnya dia pun berhasil menjadi seorang yang kaya. Setelah ia menjadi kaya, ia terus bekerja segiat-giatnya dan ia pun menjadi orang terkaya di kota tersebut. Seluruh hidupnya diabdikan untuk bekerja, bekerja dan bekerja. Ia berprinsip bahwa hanya dengan bekerja dan selalu bekerjalah yang mampu membuat dia menjadi kaya. Ia tidak memberi diri untuk keluarga, sahabat dan Tuhannya. Suatu saat ia jatuh sakit akibat kelelahan dan penyakit tersebut menghabiskan seluruh harta yang ia kumpulkan selama ini.

            Saudara-saudari, bekerja adalah sebuah kewajiban bagi kita, akan tetapi kewajiban yang pertama adalah bersyukur dan mampu mencukupkan diri kita dengan apa yang sudah kita miliki. Kita harus meluangkan waktu kita untuk keluarga, sahabat apalagi untuk Tuhan. Tuhan memberi kita waktu 24 jam dalam 1 hari dan 168 jam seminggu, mari kita hitung berapa lama kita bekerja, berapa jam kita luangkan untuk keluarga, berapa jam untuk sahabat, berapa jam untuk diri sendiri, dan berapa jam untuk Tuhan? Hendaknya kita berpegang pada perkataan Yesus “Carilah dahulu Kerajaan Allah  dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.” Kita sering tidak mengingat Tuhan dalam segala kegiatan kita. Kita asik dengan pekerjaan dan kegiatan-kegiatan kita masing-masing. Kita tidak menyadari bahwa segala yang ada, yang kita miliki adalah pemberian dari Allah. Semoga dengan ini kita terbantu untuk dapat senantiasa bersyukur dan mencukupkan diri kita dengan apa yang kita miliki. Janganlah meniru pemuda tadi, tapi jadilah seorang pekerja yang tau bersyukur dan menyatakan cukup untuk hari ini. Amin.

Doa Permohonan

Pemimpin mempersilahkan para pembawa doa permohonan untuk membawakan doa secara spontan, dengan mengantar terlebih dahulu sbb:

  1. Sahabat-sahabat OMK yang terkasih, sekarang marilah kita dengan rendah hati menyampaikan doa-doa permohonan kita kepada Allah:
  2. Bagi Para pekerja…. Kami mohon.
  3. Bagi orang yang suka menumpuk harta kekayaan…. Kami mohon.
  4. Bagi para OMK yang sudah bekerja…. Kami mohon.
  5. Bagi kita yang berkumpul di sini…. Kami mohon.
  6. Marilah kita persatukan segala doa-doa permohonan kita dengan doa yang diajarkan Yesus sendiri kepada kita.

P+U.    Bapa Kami….

  1. MENYATAKAN YESUS

Pengenalan dan pertemuan dengan Yesus dalam doa harus diwujudnyatakan dalam kehidupan sehari-hari. Tindakan nyata apa yang harus dilakukan sesudah kebaktian ini? Untuk itu disediakan waktu hening (bermenung) sekitar 5 menit untuk meneguhkan niat-niat. Musik yang menunjang permenungan bisa diputar. Pemimpin (jika cocok) bisa juga menawarkan aksi-aksi nyata yang aplikatif dari pertemuan misalnya:

P. Saudara-i muda marilah kita hening sejenak mencari dan menentukan hal praktis yang harus kita praktekkan dalam kehidupan kita sebagai aplikasi dari perayaan iman malam ini.

Hening…. 

Usul aksi nyata:

  • Saya mau bekerja dengan giat.
  • Saya akan berdoa dan bersyukur sebelum dan sesudah bekerja.
  • Saya mau merasa puas, penuh dan kaya di hadapan Tuhan.

Doa Penutup

P. Marilah berdoa,

Ya, Bapa mahabaik, kasihMu tak berkesudahan dalam hidup kami. Hari ini kami belajar untuk bersyukur dan mengatakan cukup untuk apa yang kami miliki hari ini. bantu kami untuk meluangkan waktu bersama Engkau dalam hidup kami. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan Pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dan dalam kesatuan dengan Roh Kudus, Allah sepanjang segala masa.

P+U.    Amin.

Seruan Penutup

P. Datanglah Roh Maha Kudus bentara cinta Sang Kristus.
U. Tolong kami jadi saksi membawa cinta ilahi.

Perutusan

Semua membuat tanda salib untuk dirinya sendiri, kecuali jika pemimpin adalah imam.

P. Tuhan beserta kita.

U. Sekarang dan selama-lamanya.

P. Kita semua diberkati oleh Allah yang mahakuasa, Bapa, Putera dan Roh Kudus.

U. Amin.

Nyanyian Penutup

Kesempatan untuk mengumpulkan persembahan.

            Janganlah Cemas (Nada De Turbe)

Janganlah cemas janganlah takut                  Nada de turbe nada teespante

Di dalam Tuhan berlimpah rahmat                 Quien a Dios tiene nada lefalta

Janganlah cemas janganlah takut                   Nada de turbe nada teespante

Serahkan Tuhan                                              Solo Dios basta

 Pengumuman

Memberitahukan waktu, tempat dan petugas pertemuan selanjutnya dan hal-hal lain sesuai dengan kebutuhan OMK setempat.

***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *