Doa & Ngopi OMK KAM : Pekan IV September 2018

PASAR BEBAS

Persiapan Perayaan

  1. Pemimpin (P): Bisa pembina OMK, pendamping OMK atau OMK sendiri. Pemimpin memberitahukan secara singkat jalannya perayaan dan menghunjuk petugas-petugas yang perlu.
  2. Pembawa doa permohonan. Sebelum ibadat, para pembawa doa sudah menentukan siapa yang akan didoakan. Doa dibawakan secara spontan.
  3. Kelompok diskusi: peserta sudah dibagi menjadi beberapa kelompok.
  4. Pembawa nyanyian: seseorang yang bisa.
  5. Salib, lilin dan copyan teks ibadat.
  6. Tempat pengumpulan kolekte. Kolekte dilaksanakan pada nyanyian penutup.

Gagasan Dasar

Pasar bebas merupakan suatu pasar yang di mana para penjual dan para pembeli memiliki kebebasan penuh dalam memutuskan masalah perdagangan dan juga bisnisnya.

Nyanyian Pembuka

            Tinggallah bersama aku

Tinggallah bersama aku                                               Stay with me remain here with me

Di dalam doa, di dalam doa (2X)                               Watch and pray (2x)

Seruan Pembukaan

P. Datanglah ya Roh Kudus penuhi hati umatMu.

U. Dan nyalakanlah di dalamnya api cintaMu.

Hening sejenak …. 

Tanda Salib & Salam

P. Dalam Nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus

U. Amin

P. Tuhan berserta kita

U. Sekarang dan selama-lamanya

Pemeriksaan Batin

P. Sahabat-sahabat OMK yang baik, dalam hidup ini kita tidak luput dari kesalahan dan kelalaian, maka marilah sejenak kita mengingat-ingat dosa dan kesalahan kita seraya mengakui dan menyesalinya di hadapan Allah dan di hadapan sesama agar kita dilayakkan Allah mengikuti ibadat ini.

Hening….

P+U. Saya mengaku….

Absolusi

P. Semoga Allah yang Mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa-dosa kita dan menghantar kita ke hidup yang kekal.

U. Amin.

Doa Pembukaan

P. Marilah berdoa,

Ya Bapa, utuslah Roh Kudus dalam pertemuan kami ini. Semoga kami makin mengerti apa itu pasar bebas dan bagaimana hidup di dalamnya, sehingga kami selalu hidup dalam tuntunanMu. Demi Kristus, Tuhan dan Pengantara kami, yang hidup dan meraja bersama Dikau dan dalam kesatuan dengan Roh Kudus, kini dan sepanjang segala masa.

P+U.    Amin.

  1. MENGENAL YESUS

Memaparkan rangkuman khazanah iman dari Docat No 251-255

Pasar Bebas

                        Pasar bebas merupakan sebuah konsep perekonomian yang berbentuk pasar dan di dalamnya terdapat perdagangan, yang di mana semuanya dilakukan atas kehendak dan keinginan sendiri tidak ada yang bisa mengatur dan menentukan baik itu campur tangan dari pemerintah atau yang lain. Untuk memperjelas tentang pasar bebas, selanjutnya kita akan membahas mengenai ciri-ciri yang dimiliki oleh pasar bebas, antara lain:

  • Kepemilikan tunggal atau perorangan (non pemerintah) terhadap segala bentuk alat dan sumber produksi bebas oleh semua pihakkarena memang dalam pasar bebas ini semua memiliki hak untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan.
  • Terdapat pembagian kelas atau tahta dalam perekonomian masyarakat antara pemilik (bos) dan tidak memiliki (buruh)
  • Persaingan untuk memperoleh keuntungan sebanyak-banyaknya selalu terjadi
  • Campur tangan pemerintah sangat terbatas karena memang hak perorangan sangat diakui.

Kelebihan Pasar Bebas

  • Hak perorangan diakui dan semua pihak memiliki hak untuk memiliki kekayaan dan sumber daya produksi. Dengan konsep ini semua pihak non pemerintah merasa diakui dan dihargai keberadaannya.
  • Kreatifitas dan inovasi masyarakat bisa dikembangkan
  • Motivasi tinggi untuk bersaing dalam upaya mendapatkan menghasilkan produk yang berkualitas
  • Segala bentuk tindakan diarahkan pada prinsip ekonomi sehingga efektif dan efisien.

Kelemahan Pasar Bebas

  • Ekspolitasi yang dilakukan oleh para penguasa terhadap masyarakat ekonomi lemah
  • Terjadinya monopoli yang berujung pada kerugian: Pihak kaya akan semakin kaya dan membuat yang lemah semakin miskin.
  • Munculnya kesenjangan ekonomi
  • Banyak terjadi masalah dalam pasar: karena banyak pihak yang bersaing sehingga mereka berebut untuk mendapatkan yang terbaik.

Dari rumasan di atas pasar bebas telah banyak membantu pertumbuhan ekonomi, akan tetapi di sisi lain banyak juga memperburuk masalah sosial dan ekologi. Oleh karenanya penting bagi pemerintah nasional menangani masalah ini serta organisasi terkait untuk memberikan struktur perdagangan yang lebih adil.

            Perdagangan yang adil mengacu pada perdagangan yang dilakukan menurut prinsip-prinsip keadilan (sosial). Perdagangan  yang adil membantu untuk memerangi kemiskinan, serta berkontribusi pada perubahan dalam hubungan sepihak dari kekuasaan serta membantu mengurangi dependensi (ketergantungan).

            Perdagangan yang adil harus dikembangkan agar efek positifnya terungkap. Untuk mencapainya, pelaksana perlu berkomitmen serta berdialog di antara mitra dagang, untuk transparansi serta menghormati pihak yang terlibat. Dalam jangka panjang, semua perdagangan di seluruh dunia harus dipandu oleh kriteria perdagangan yang adil.

            Perdagangan yang adil harus memecahkan masalah kemiskinan. Dalam hal ini semua hubungan perdagangan di seluruh dunia harus dipandu oleh kriteria perdagangan yang adil. Untuk mewujudkan hal ini, adalah penting bagi anggota masyarakat internasional juga bekerja karena alasan politik dan mendukung perdagangan yang adil secara lebih intensif dan hubungan perdagangan yang mansuiawi dalam solidaritas dengan semua orang.

  1. BERBAGI PENGALAMAN AKAN YESUS

Pemimpin mengarahkan peserta masuk dalam kelompok-kelompok kecil (4-6 orang atau sesuai kebutuhan) untuk sharing pangalaman iman dan hidup sesuai dengan tema dan katekese yang baru didengar dengan bertitik tolak dari pertanyaan-pertanyaan panduan ini:

  1. Apakah kamu setuju Indonesia memasuki pasar bebas? Mengapa?
  2. Jika kita memasuki pasar bebas apa yang hendak kamu lakukan?

Setelah peserta selesai sharing (20-30 menit), kemudian pemimpin menyampaikan rangkuman sesuai hasil diskusi. Namun di bawah ini tercantum tawaran rangkuman untuk disampaikan jika dirasa cocok:

Dalam rangka mewujudkan perdagangan yang adil, maka penting agar menjaga produksi yang adil secara sosial, kondisi kerja harus baik serta kesetaraan. Standar kesehatan lingkungan kerja wajib dijaga dan kemitraan antar negara perlu dibangun. Kita harus siap sedia dengan situasi apapun, maka menghadapi pasar bebas pun OMK harus berbenah diri dan siap terjun untuk bersaing.

  1. BERJUMPA DENGAN YESUS

OMK bertemu dengan Yesus melalui sabda-Nya dan yang diperdalam dengan renungan. Menanggapi kehadiran Tuhan OMK menyampaikan doa-doa permohonan.

P. Bacaan dari Kitab Kejadian (Kej 1:26-30)

Berfirmanlah Allah: “Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi.” Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka. Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: “Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi.” Berfirmanlah Allah: “Lihatlah, Aku memberikan kepadamu segala tumbuh-tumbuhan yang berbiji di seluruh bumi dan segala pohon-pohonan yang buahnya berbiji; itulah akan menjadi makananmu. Tetapi kepada segala binatang di bumi dan segala burung di udara dan segala yang merayap di bumi, yang bernyawa, Kuberikan segala tumbuh-tumbuhan hijau menjadi makanannya.” Dan jadilah demikian.

P. Demikianlah Sabda Tuhan

U. Syukur kepada Allah

Renungan

            Allah mengharapkan keadilan transaksi bisnis. Ada tertulis dalam Alkitab, “Timbangan dan neraca yang betul adalah kepunyaan TUHAN, segala batu timbangan di dalam pundi-pundi adalah buatan-Nya. Allah mengharapkan keadilan dan kejujuran dalam setiap bisnis. Ia menetapkan prinsip ini.

            Keadilan dan kejujuran adalah bagian tabiat Allah. Ada tertulis dalam Alkitab, “Ia tidak akan menyimpang dari kebenaran dan kesetiaan, seperti ikat pinggang tetap terikat pada pinggang.” Karena Ia akan dipakaikan dengan keadilan dan kebenaran.

            Kegiatan ekonomi sebenarnya telah tercipta sejak hari Penciptaan, dimana Allah memberikan mandat kepada manusia untuk mengusahakan bumi. Akan tetapi, “kegiatan-kegiatan ekonomi” dalam bentuk lain muncul setelah manusia memberontak terhadap perintah Tuhan dengan melakukan dosa, yakni memakan salah satu buah dari pohon yaitu pohon pengetahuan yang baik dan yang jahat. Tuhanpun menghukum manusia dan mengutuk bumi karena ketidaktaatan manusia. Boleh disebut karena dampak dari dosa inilah sehingga kegiatan ekonomi manusia berbentuk seperti sekarang ini. Manusia harus bekerja keras mengolah alam karena pada awal manusia tidak mau berdamai dengan alam, dengan merusaknya, memakan yang tidak seharusnya.

            Bagaimana dampak kejatuhan manusia pertama dalam dosa?

  • Manusia jatuh dalam kondisi “mati rohani” (Roma 5:12).
  • Perempuan akan susah payah dalam mengandung dan melahirkan anaknya dan mereka akan berada di bawah kuasa laki-laki.
  • Tanah dikututuk Tuhan karena laki-laki, sehingga laki-laki harus susah payah dalam mencari rezeki di bumi (semenjak inilah laki-laki harus mengusahakan tanah dan harus bekerja di bumi).
  • Manusia terbatas berkomunikasi semenjak Tuhan memecahkan bahasa manusia (Kejadian 11).
  • Manusia menjadi butuh akan adanya pemimpin yang mempersatukan yaitu otoritas di dunia (Roma 13:1-7).

            Jika disimpulkan, dampak dari dosa adalah sumber daya di muka bumi menjadi terbatas dan harus diusahakan dengan susah payah untuk mendapatkan rezeki (makan, minum, dll.), serta manusia sulit untuk bekerja sama dalam meningkatkan kesejahteraan karena bahasa yang sudah dipecah-pecahkan.

            Bagaimana kembali kepada perekonomian yang tepat? Jemaat Kristen perdana memberi jawaban. Komunitas yang taat kepada Tuhan ini mengutamakan untuk mendengar dan mentaati pengajaran yang disampaikan oleh Allah, yaitu mereka berkumpul di Bait Allah (Gereja pada masa itu). Namun bagaimana mereka memenuhi kebutuhan hidupnya? Mereka menganggap bahwa kepunyaan mereka adalah kepunyaan bersama. Hal ini ditunjukkan dengan menjual harta milik mereka lalu mengumpulkannya dan membagi-bagikannya ke semua anggota jemaat sesuai dengan keperluan masing-masing. “Kebutuhan ekonomi” dipenuhi secara bersama dan tidak ada yang lebih kaya dan lebih miskin di antara mereka, karena mereka menganggap segala hal yang mereka miliki adalah milik bersama.

            Kehidupan jemaat perdana ini menjadi seperti kesimpulan akan pandangan Alkitab terhadap ekonomi, semacam kesimpulan mengenai bagaimana seharusnya sikap yang dimiliki seorang  Kristen berkaitan dengan ekonomi. Tidak ada dari antara anggota jemaat perdana yang tidak terlibat dalam ekonomi dan semua menjadi bagian ekonomi itu secara penuh. Semua menikmati kesejahteraan dan keadilan dari apa yang ada. Inilah pandangan Alkitab sebagaimana diteladankan oleh oleh jemaat Kristen. Mereka bukan pertama-tama melakukan kegiatan ekonomi (mencari kebutuhan, kekayaan, dll) yang utama, melainkan pencarian “kebutuhan rohani”. Kebutuhan ekonomi duniawi menyusul.

            Mungkinkan pada zaman ini, orang mengutamakan kebutuhan rohani baru jasmani. Dan dalam memenuhi kebutuhan jasmani berlaku seperti jemaat perdana yang berbagi untuk kesejahteraan bersama?

Doa Permohonan

Pemimpin mempersilahkan para pembawa doa permohonan untuk membawakan doa secara spontan, dengan mengantar terlebih dahulu sbb:

P. Sahabat-sahabat OMK yang terkasih, sekarang marilah kita menyampaikan doa-doa permohonan kita kepada Allah:

  1. Bagi mereka tertindas….Kami mohon.
  2. Bagi semua pelaku kejahatan…. Kami mohon.
  3. Bagi mereka yang tidak mendapat keadilan… Kami mohon.
  4. Bagi Kita yang berkumpul di sini…. Kami mohon.

P. Marilah kita persatukan segala doa-doa permohonan kita dengan doa yang diajarkan Yesus sendiri kepada kita.

P+U.   Bapa Kami….

  1. MENYATAKAN YESUS

Pengenalan dan pertemuan dengan Yesus dalam doa harus diwujudnyatakan dalam kehidupan sehari-hari. Tindakan nyata apa yang harus dilakukan sesudah kebaktian ini? Untuk itu disediakan waktu hening (bermenung) sekitar 5 menit untuk meneguhkan niat-niat. Musik yang menunjang permenungan bisa diputar. Pemimpin (jika cocok) bisa juga menawarkan aksi-aksi nyata yang aplikatif dari pertemuan misalnya:

P. Saudara-i muda marilah kita hening sejenak mencari dan menentukan hal praktis yang harus kita praktekkan dalam kehidupan kita sebagai aplikasi dari perayaan iman malam ini.

Hening….

Usul aksi nyata:

  • OMK berkomitmen mencari dahulu kekayaan rohani
  • OMK berkomitmen untuk tidak serakah.

Doa Penutup

P. Marilah berdoa,

Ya Tuhan, kami bergembira karena Engkau senantiasa bersama kami. Semoga kami menjadi orang-orang yang selalu mendahulukan kekayaan rohani daripada materi.  Demi Kristus, Tuhan dan Pengantara kami, yang hidup dan meraja bersama Dikau dan dalam kesatuan dengan Roh Kudus, sekarang dan selama-lamanya.

P+U.    Amin.

Seruan Penutup

P. Datanglah Roh Maha Kudus bentara cinta Sang Kristus.
U. Tolong kami jadi saksi membawa cinta ilahi.

Perutusan

Semua membuat tanda salib untuk dirinya sendiri, kecuali jika pemimpin adalah imam.

P. Tuhan beserta kita.

U. Sekarang dan selama-lamanya.

P. Kita semua diberkati oleh Allah yang mahakuasa, Bapa, Putera dan Roh Kudus.

U. Amin.

Nyanyian Penutup

Kesempatan untuk mengumpulkan persembahan.

            Kasih yang sempurna

Kasih yang sempurna telah kut’rima dari Mu

Bukan karena kebaikanku

Hanya oleh kasih karuniaMu Kau pulihkan aku,

layakkanku tuk dapat memanggilMu, Bapa

Kau beri yang kupinta saat kumencari kumendapatkan

Kuketuk pintuMu dan Kau bukakan

S,bab Kau Bapaku, Bapa yang kekal

Tak kan Kau biarkan

Aku melangkah hanya sendirian

Kau selalu ada bagiku

Sbab Kau bapaku Bapa yang kekal

Pengumuman

Memberitahukan waktu, tempat dan petugas pertemuan selanjutnya dan hal-hal lain sesuai dengan kebutuhan OMK setempat.

***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *