Doa & Ngopi OMK KAM : Pekan II Oktober 2018

EKOLOGI

Persiapan Perayaan

  1. Pemimpin (P): Bisa pembina OMK, pendamping OMK atau OMK sendiri. Pemimpin memberitahukan secara singkat jalannya perayaan dan menghunjuk petugas-petugas yang perlu.
  2. Pembawa doa permohonan. Sebelum ibadat, para pembawa doa sudah menentukan siapa yang akan didoakan. Doa dibawakan secara spontan.
  3. Kelompok diskusi: peserta sudah dibagi menjadi beberapa kelompok.
  4. Pembawa nyanyian: seseorang yang bisa.
  5. Salib, lilin dan copyan teks ibadat.
  6. Tempat pengumpulan kolekte. Kolekte dilaksanakan pada nyanyian penutup.

Gagasan Dasar

Masalah ekologi menjadi sangat serius akhir-akhir ini. Bumi sering menjadi tidak rumah yang nyaman lagi bagi manusia. Ketidakteraturan iklim, cuaca dan panas bumi yang meningkat dll mewarnai hari-hari manusia. Manusia semakin kuatir akibat ulahnya sendiri. Seruan kepada manusia agar menata buminya sudah berulang kali dikumandangkan. Paus menghimbau umat Kristiani untuk melakukan pertobatan ekologis demi menyelamatkan manusia dan bumi sendiri.

Nyanyian Pembuka

Kasih yang terindah

Hati yang mulia

Hanya kutemukan di dalam-Mu Yesusku

Pujian dari hatiku

Selalu di setiap waktuku

Tiada pernah berubahKasihku

Karya terbesar dalam hidupku

Pengorbanan-Mu yang s’lamatkanku

Engkaulah harta yang tak ternilai

Yang kumiliki dan kuhargai

Yesus Engkau kukagumi

Karya Terbesar

Seruan Pembukaan

P. Datanglah ya Roh Kudus penuhi hati umatMu.

U. Dan nyalakanlah di dalamnya api cintaMu.

Hening sejenak…. 

Tanda Salib & Salam

P. Dalam Nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus

U. Amin

P. Tuhan berserta kita

U. Sekarang dan selama-lamanya

Pemeriksaan Batin

P. Sahabat-sahabat OMK yang baik, dalam hidup ini kita tidak luput dari kesalahan dan kelalaian, maka marilah sejenak kita mengingat-ingat dosa dan kesalahan kita seraya mengakuinya di hadapan Allah dan di hadapan sesama agar kita dilayakkan Allah mengikuti ibadat ini.

Hening….

P+U. Kita mengaku….

Absolusi

P. Semoga Allah yang Mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa-dosa kita dan menghantar kita ke hidup yang kekal.

U. Amin.

Doa Pembukaan

P. Marilah berdoa:

Ya, Allah Bapa di surga, kami bersyukur atas rahmatMu yang melimpah dalam hidup kami. Hadirlah bersama kami dalam permenungan kami hari ini, dampingilah kami, agar mampu memahami masalah bumi kami yang semakin mengancam kehidupan kami. Semoga dengannya kami memperjuangkan yang terbaik untuk hidup kami. Demi Yesus Kristus, Tuhan dan Pengantara kami, yang hidup dan mereja bersama Dikau dan dalam kesatuan dengan Roh Kudus, Allah sepanjang segala masa.

P+U.    Amin.

  1. MENGENAL YESUS

Memaparkan rangkuman khazanah iman dari Docat No. 259-261

EKOLOGI

            Dalam ensiklik Laudato Si’, Paus Fransiskus mengatakan bahwa bumi adalah “rumah bersama” seluruh umat manusia. Ia memuji usaha semua orang yang turut bertanggung jawab merawat rumah mereka, dan secara kusus meminta umat Kristiani untuk melakukan pertobatan ekologis yang radikal. “Tantangan yang mendesak untuk melindungi rumah kita bersama mencakup upaya menyatukan seluruh keluarga manusia guna mencari bentuk pembangunan berkelanjutan dan integral, karena kita tahu bahwa perubahan itu dimungkinkan. Sang pencipta tidak meninggalkan kita. Ia tidak pernah meninggalkan rencana kasih-Nya atau menyesal telah menciptakan kita. Umat manusia masih memiliki kemampuan untuk bekerja sama dalam membangun rumah kita bersama. Di sini, saya ingin mengakui, memberikan dorongan dan berterima kasih kepada semua orang yang dalam pelbagai bidang aktivitas manusia yang sangat beraneka ragam, berjuang untuk menjamin perlindungan rumah yang kita bagikan”. (LS 13).

            Ia berkata lagi, “Tidak ada dua krisis terpisah, yang satu menyangkut lingkungan yang lain sosial, tetapi satu (yakni) krisis sosial-lingkungan yang kompleks. Solusi hanya mungkin menjadi pendekatan komprehensif untuk memerangi kemiskinan, memulihkan martabat orang yang dikucilkan, dan pada saat yang sama melestarikan alam.” (LS 139) Dia juga berkata bahwa tidak cukup kita berbicara hanya tentang keutuhan ekosistem. Kita harus berani berbicara tentang keutuhan kehidupan manusia.

             Alasan mendasar persoalan ekologi harus dicari dalam diri manusia sendiri, di dalam kekacauan yang terjadi terkait hubungannya dengan ciptaan (“… hubunganku dengan diriku sendiri, dengan sesama, dengan Allah dan dengan bumi”). Pertobatan memulihkan manusia yang harus belajar bahwa “semua terhubung, dan perlindungan autentik demi hidup kita sendiri dan hubungan kita dengan alam tidak dapat dilepaskan dari persaudaraan, keadilan, dan kesetiaan kepada pihak lain.”  Dengan demikian, ekologi yang sejati ialah melindungi lingkungan, ekologi manusia, ekologi sosial, dan ekologi budaya pada waktu yang sama. Manusia memiliki kebebasan yang mampu membatasi teknologi dan mengarahkannya; menggunakan demi kemajuan lainnya, yang lebih sehat, lebih manusiawi, lebih sosial, lebih utuh.

  1. BERBAGI PENGALAMAN AKAN YESUS

Pemimpin mengarahkan peserta masuk dalam kelompok-kelompok kecil (4-6 orang atau sesuai kebutuhan) untuk sharing pengalaman iman dan hidup sesuai dengan tema dan katekese yang baru didengar dengan bertitik tolak dari pertanyaan-pertanyaan panduan ini:

  1. Kapan peringatan/ hari Ekologi?
  2. Bagaimana hubungan manusia terhadap alam/bumi pada zaman ini dibandingkan zaman dulu?
  3. Sikap apa yang Gereja (Paus) harapkan dari umat katolik dalam hal memelihara lingkungan hidupnya?
  4. Apa yang dimaksud dengan “pertobatan ekologis”?

Setelah peserta selesai sharing (20-30 menit), kemudian pemimpin menyampaikan rangkuman sesuai hasil diskus. Namun di bawah ini tercantum tawaran rangkuman untuk disampaikan jika dirasa cocok:

Melindungi rumah kita (alam) adalah hal yang mendesak kita lakukan. Merusak alam atau sikap cuek kepada alam tidak bisa dibiarkan lagi. Setiap orang harus bertobat dari tidak mencintai menjadi mencintai rumahnya sendiri, demi dirinya sendiri.

  1. BERJUMPA DENGAN YESUS

OMK bertemu dengan Yesus melalui sabda-Nya dan yang diperdalam dengan renungan. Menanggapi kehadiran Tuhan OMK menyampaikan doa-doa permohonan.

P. Tuhan Beserta Kita

U. Sekarang dan Selama-lamanya

P. Inilah Injil Tuhan kita Yesus Kristus menurut Matius (Mat 5:43-48)

U. Dimuliakanlah Tuhan

Kamu telah mendengar firman: Kasihilah sesamamu manusia dan bencilah musuhmu. Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu Karena dengan demikianlah kamu menjadi anak-anak Bapamu yang di sorga, yang menerbitkan matahari bagi orang yang jahat dan orang yang baik dan menurunkan hujan bagi orang yang benar dan orang yang tidak benar. Apabila kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah upahmu? Bukankah pemungut cukai juga berbuat demikian? Dan apabila kamu hanya memberi salam kepada saudara-saudaramu saja, apakah lebihnya dari pada perbuatan orang lain? Bukankah orang yang tidak mengenal Allah pun berbuat demikian? Karena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di sorga adalah sempurna.

P. Demikianlah Injil Tuhan

U. Terpujilah Kristus

Renungan

Saudara-i muda yang terkasih, kita pasti pernah mendengarkan ragam berita dari dalam maupun dari luar negeri mengenai masalah-masalah ekologi diseluruh dunia. Ada negara yang peduli dan mencari solusi, tapi ada juga negara yang sama sekali tidak mempedulikannya. Gereja Katolik dalam uapaya ekologi ini sangat mendukung penuh, dan menetapkan Hari Ekologi yang melaluinya diharapkan orang semakin peduli dan akhirnya cinta akan alam ini.

Pada Injil di atas Yesus menuturkan bahwa pengikutnya tidak bolah hanya mencintai anggota dari kelompok bangsa atau agama-Nya saja atau mencintai temannya saja melainkan juga harus mencintai musuh-musuhnya. Allah memberikan udara bukan hanya untuk orang baik saja tetapi untuk orang jahat, dan membuat matahari serta menurunkan hujan bagi orang baik dan orang jahat. Jika kasih dan penyelenggaraan Allah itu ditujukan untuk semua orang, maka para murid Yesus tidak dapat membatasi kasih kepada kelompok atau bangsanya sendiri, kepada temannya saja. Para Kristen harus terbuka seluas-luasnya dan mencintai semuanya; makhluk hidup dan lingkungan hidup.

Kenyataan yang terjadi sekarang ini, masih banyak orang atau kelompok orang yang sama sekali tidak peduli kepada sesama, kepada kehidupan bersama dan kepada lingkungan hidupnya. Kenyataan ini tampak juga dalam “keluarga OMK” kita, di mana masih banyak ditemukan sifat-sifat dan perbuatan mementingkan diri sendiri, kurang terbuka pada kelompok-kelompok lain yang berbeda suka dan agama, serta tidak terbuka kepada pemeliharaan lingkungan hidupnya. Sikap-sikap ini patut disesalkan karena akan melahirkan pertikaian dan ketidaknyamanan serta menghilangkan damai dari kehidupan bersama.

Kembali kepada masalah ekologi yang serius dan menjadi momok bagi manusia masa kini dan masa depan. Penyelesaian masalah ini terletak pada pribadi manusia sendiri dalam kaitannya dengan pihak di luar dirinya. Sebagaimana dikatakan tadi bahwa alasan mendasar persoalan ekologi harus dicari dalam diri manusia sendiri, di dalam kekacauan yang terjadi terkait hubungannya dengan dirinya sendiri, sesama, Allah dan dengan bumi sendiri. Andailah manusia memiliki relasi baik dengan semua pihak ini tidak akan terjadi perusakan. Kenyataan ialah kerusakan hubungan benar-benar terjadi. Andailah manusia mau berjuang mencintai pihak luar itu sebagaimana perintah Tuhan harus mencintai musuh, perbaikan juga akan segera bisa terlaksana.

Cintailah musuh, cintailah kerusakan, cintailah kegagalan artinya berusahalah mencipta damai dan kebaikan. Itulah perintah Tuhan. Amin

 Doa Permohonan

Pemimpin mempersilahkan para pembawa doa permohonan untuk membawakan doa secara spontan, dengan mengantar terlebih dahulu sbb:

P. Sahabat-sahabat OMK yang terkasih, sekarang marilah kita menyampaikan doa-doa permohonan kita kepada Allah:

  1. Bagi Bumi kita….Kami mohon.
  2. Bagi Ibu Pertiwi Indonesia….Kami mohon.
  3. Bagi Para pencinta Lingkungan…. Kami mohon.
  4. Bagi Kita yang berkumpul di sini….. Kami mohon.

P. Marilah kita persatukan segala doa-doa permohonan kita dengan doa yang diajarkan Yesus sendiri kepada kita.

P+U.    Bapa Kami….

  1. MENYATAKAN YESUS

Pengenalan dan pertemuan dengan Yesus dalam doa harus diwujudnyatakan dalam kehidupan sehari-hari. Tindakan nyata apa yang harus dilakukan sesudah kebaktian ini? Untuk itu disediakan waktu hening (bermenung) sekitar 5 menit untuk meneguhkan niat-niat. Musik yang menunjang permenungan bisa diputar. Pemimpin (jika cocok) bisa juga menawarkan aksi-aksi nyata yang aplikatif dari pertemuan misalnya:

P. Saudara-i muda marilah kita hening sejenak mencari dan menentukan hal praktis yang harus kita praktekkan dalam kehidupan kita sebagai aplikasi dari perayaan iman malam ini.

Hening…. 

Usul aksi nyata:

  • OMK tidak membuang sampah sembarangan dan gemar mengumpulkan sampah.
  • OMK mencintai tanah (tempat dan sumber kehidupannya).
  • OMK mau menanam pohon.

Doa Penutup

P. Marilah berdoa,

Ya, Bapa yang penuh kasih, terimakasih karena telah menemani kami dalam pertemuan ini, sehingga kami dapat menimba pengetahuan tentang bumi kediaman kami.  Ajarilah kami untuk lebih bertanggung jawab terhadap segala ciptaan-Mu. Demi Yesus Kristus, Tuhan dan Pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Dikau, dan dalam kesatuan dengan Roh Kudus, kini dan sepanjang masa.

P+U.    Amin.

Seruan Penutup

P. Datanglah Roh Maha Kudus bentara cinta Sang Kristus.

U. Tolong kami jadi saksi membawa cinta ilahi.

Perutusan

Semua membuat tanda salib untuk dirinya sendiri, kecuali jika pemimpin adalah imam.

P. Tuhan beserta kita.

U. Sekarang dan selama-lamanya.

P. Kita semua diberkati oleh Allah yang mahakuasa, Bapa, Putera dan Roh Kudus.

U. Amin.

Nyanyian Penutup

Kesempatan untuk mengumpulkan persembahan.

            Betapa Kita Tidak Bersyukur

Betapa kita tidak bersyukur

Bertanah air kaya dan subur,

Lautnya luas gunungnya megas

Menghijau padang bukit dan lembah

Reff:    Itu semua berkat karunia

Allah yang agung maha kuasa

Itu semua berkat karunia

Allah yang agung maha kuasa

Alangkah indah pagi merekah

Bermandi cahya surya nan cerah

Ditingkah kicau burung tak henti

Bungapun bangkit harum berseri

Pengumuman

Memberitahukan waktu, tempat dan petugas pertemuan selanjutnya dan hal-hal lain sesuai dengan kebutuhan OMK setempat.

 ***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *