Doa & Ngopi OMK KAM : Pekan IV Oktober 2018

ALLAH & KRISIS EKOLOGI

Persiapan Perayaan

  1. Pemimpin (P): Bisa pembina OMK, pendamping OMK atau OMK sendiri. Pemimpin memberitahukan secara singkat jalannya perayaan dan menghunjuk petugas-petugas yang perlu.
  2. Pembawa doa permohonan. Sebelum ibadat, para pembawa doa sudah menentukan siapa yang akan didoakan. Doa dibawakan secara spontan.
  3. Kelompok diskusi: peserta sudah dibagi menjadi beberapa kelompok.
  4. Pembawa nyanyian: seseorang yang bisa.
  5. Salib, lilin dan copyan teks ibadat.
  6. Tempat pengumpulan kolekte. Kolekte dilaksanakan pada nyanyian penutup.

Gagasan Dasar

Allah menciptakan alam dengan sempurna. Manusia merusaknya sampai kepada krisis. Manusia mulai kuatir hidup di dalamnya. Manusia kembali mengadu kepada Allah, “di mana Engkau?” Allah tidak pernah membiarkan manusia dalam situasi apapun. Dia selalu hadir. Dia bekerja melalui tangan manusia, Gereja dan kelompok-kelompok lainnya.

Perjalanan gereja

Bila kita tatap jauh ke masa depan

perjalanan ke hidupan gereja

kadang hati gelisah dan jadi cemas

mungkinkah ada harapan yang cerah

banyak manusia terperangkap materi

semakin tak perduli nilai cinta

damai dan keadilan semakin sirna

di telan ke egoisan pripadi

Reff.

siapa akan memperbaikinya

dan menegakan masa depan cerah

kita omk lah jadi harapan

bunga dan ke keuatan gereja

gereja mengarungi lautan yang luas

yang penuh ranjau-ranjau kehidupan

yang siap merobohkan dan menghancurkan

wajah gereja yang suci dan murni

Seruan Pembukaan

P. Datanglah ya Roh Kudus penuhi hati umatMu.

U. Dan nyalakanlah di dalamnya api cintaMu.

Hening sejenak …. 

Tanda Salib & Salam

P. Dalam Nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus

U. Amin

P. Tuhan berserta kita

U. Sekarang dan selama-lamanya

Pemeriksaan Batin

P. Sahabat-sahabat OMK yang baik, dalam hidup ini kita tidak luput dari kesalahan dan kelalaian, maka marilah sejenak kita mengingat-ingat dosa dan kesalahan kita seraya mengakui dan menyesalinya di hadapan Allah dan di hadapan sesama agar kita dilayakkan Allah mengikuti ibadat ini.

Hening….

P+U. Saya mengaku….

Absolusi

P. Semoga Allah yang Mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa-dosa kita dan menghantar kita ke hidup yang kekal.

U. Amin.

Doa Pembukaan

P. Marilah berdoa,

Ya Bapa, utuslah Roh Kudus dalam pertemuan kami ini. Semoga kami makin mengerti apa itu pasar bebas dan bagaimana hidup di dalamnya, sehingga kami selalu hidup dalam tuntunanMu. Demi Kristus, Tuhan dan Pengantara kami, yang hidup dan meraja bersama Dikau dan dalam kesatuan dengan Roh Kudus, kini dan sepanjang segala masa.

P+U.    Amin.

  1. MENGENAL YESUS

Memaparkan rangkuman khazanah iman dari Docat No 268-269

ALLAH & KRISIS EKOLOGI

            Krisis ekologi yang terjadi, misalnya iklim ekstrim, tidak pertama-tama menghantam para kaya atau konlomerat yang tinggal di rumah mewah melainkan hidup nyata para petani dengan gagalnya panen dan hidup para pekerja migran di perkampungan yang kumuh miskin dan kotor bersama jutaan penghuni lain. Mereka tidak memiliki tempat berteduh yang nyaman. Pederitaan seperti ini membuat orang bertanya, “Di mana Allah ketika situasi itu terjadi?”

            Tentu saja Allah tidak diam atau membiarkan. Allah menjadi yang pertama bertindak dalam situasi dunia yang kacau, bahkan secara sistematis. Allah yang penuh belas kasih itu berkenan merendahkan diri dan mengambil hidup sebagai manusia dalam diri Yesus Kristus. Dalam berbagai upaya, Allah memulihkan semua kerusakan yang terjadi, mengembalikannya sebagai ciptaan, serta memperbaharui keadaan lingkungan. Allah melalui Yesus Kristus datang menyelamatkan manusia dan seluruh dunia. Ia mewartakan cinta, damai dan keadilan; cinta pada Allah, sesama manusia dan segenap ciptaan, damai di surga dan di bumi, serta keadilan antar umat manusia.

            Kacamata iman Kristen tidak menetapkan nilai kemanusiaan dengan banyaknya barang yang dikonsumsi atau diproduksi tetapi pertanggujawaban atas penggunaannya. Sikap ini menumbuhkan sikap moderat, adil dan bertanggung jawab dalam penggunaannya. Gereja adalah “pemain Global” paling tua, lebih awal peduli dan menyerukan perbaikan dunia, dan seruanya menjangkau sudut-sudut dunia yang paling jauh, di mana ada Gereja Katolik. Gereja menunjukkan bahwa ia bertanggung jawab dalam Kancah dunia. Hanya tanggung jawab yang bisa mengurangi kondisi krisis ekologi sekarang ini.

            Untuk kembali kepada kemakmuran manusia harus menggunakan sumber-sumber alam secara hemat dan penuh pertimbangan (dengan kata lain tidak melahap semua sumber alam yang terbatas) dan semua pihak mau untuk berbagi. Hanya ini konsep tentang kemakmuran yang dianjurkan bagi orang Kristen sebab Konsep ini adil. Cara pandang ini memberikan arti baru untuk “melakukan tanpa”: melakukan tanpa selalu mengambil dari orang lain.

  1. BERBAGI PENGALAMAN AKAN YESUS

Pemimpin mengarahkan peserta masuk dalam kelompok-kelompok kecil (4-6 orang atau sesuai kebutuhan) untuk sharing pengalaman iman dan hidup sesuai dengan tema dan katekese yang baru didengar dengan bertitik tolak dari pertanyaan-pertanyaan panduan ini:

  1. Apakah yang telah dilakukan Allah untuk memperbaiki dunia ini?
  2. Apakah yang harus dilakukan manusi demi perbaikan dunia ini?
  3. Mengapa “berbagi” merupakan cara terbaik untuk mencapai kemakmuran?

Setelah peserta selesai sharing (20-30 menit), kemudian pemimpin menyampaikan rangkuman sesuai hasil diskusi. Namun di bawah ini tercantum tawaran rangkuman untuk disampaikan jika dirasa cocok:

Allah menciptakan dunia yang damai, namun manusia merusaknya. Allah kembali datang memperbaikinya dalam diri Yesus Kristus dengan pertama-tama memperbaiki pribadi manusia. Sikap bertanggungjawab dalam penggunaan segala hal dalam hidupnya dan sikap berbagi menjadi solusi untuk kembali mencapai dunia yang damai.

  1. BERJUMPA DENGAN YESUS

OMK bertemu dengan Yesus melalui sabda-Nya dan yang diperdalam dengan renungan. Menanggapi kehadiran Tuhan OMK menyampaikan doa-doa permohonan.

Bacaan dari Kitab Kejadian (Kej 1:26-30)

Berfirmanlah Allah: “Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi.” Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka. Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: “Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi.” Berfirmanlah Allah: “Lihatlah, Aku memberikan kepadamu segala tumbuh-tumbuhan yang berbiji di seluruh bumi dan segala pohon-pohonan yang buahnya berbiji; itulah akan menjadi makananmu. Tetapi kepada segala binatang di bumi dan segala burung di udara dan segala yang merayap di bumi, yang bernyawa, Kuberikan segala tumbuh-tumbuhan hijau menjadi makanannya.” Dan jadilah demikian.

P.          Demikianlah Sabda Tuhan

U.         Syukur kepada Allah

Renungan

            Sejak awal, Allah telah menetapkan bagaimana manusia seharusnya hidup dalam alam ciptaaanNya. Ia bahkan menunjukkan apa yang menjadi makanan manusia dan apa yang menjadi makanan makhluk lain. Manusia tidak boleh serakah mengambil keseluruhan untuk dirinya, sebaliknya harus berbagi yakni membiarkan makhluk lain mengambil bagiannya sendiri. Namun yang terjadi adalah manusia bukan hanya tidak mau berbagi dengan makhluk lain melainkan mengambil makhluk itu sendiri untuk dirinya. Keserakahan ini menghancurkan kehidupan manusia sendiri, krisis ekologi tidak terhindarkan?

            Apa yang harus kita lakukan? Sebagai OMK kita harus melihat dengan baik maksud Tuhan untuk kehidupan kita, mencoba menghayatinya dan akhirnya bertindak atasnya. Istilah yang sering kita dengar adalah 3S (see, speak and start to do); lihat masalah, bicarakan atau diskusikan lalu buat sesuatu untuk perbaikan. Supaya sampai pada tahap ini, seorang OMK tidak mungkin menjadi orang yang cuek atau kurang peduli dengan alam dan kehidupannya. Sikap peduli harus mulai dipupuk dalam diri.

            Memelihara alam adalah panggilan bagi setiap orang. Wewenang itu diberikan oleh Allah kepada setiap kita. Manusia adalah gambaran dan citra Allah sendiri. Dalam artian itu manusia tidak cukup hanya pemelihara alam dan kehidupan, tetapi pencipta (sebagaimana Allah) alam yang lebih baik. Inilah martabat manusia yang harus diperjuangkan demi tercapainya maksud penciptaan Allah untuk kita.

Orang muda harus bertekun berbuat baik terhadap ciptaan Allah. Hal ini tindakan mulia yang sangat berharga. Hal itu tidak dapat dibeli walaupun dengan emas murni. Orang muda yang demikian menyadari kebaikan Allah yang telah menciptakan dan memelihara dirinya. Kepadanya Allah tentu akan menganugerahkan kedamaian hati, kebahagiaan dan suka cita. Semoga OMK KAM menjadi OMK pencinta dan pencipta lingkungan yang lebih baik.

Doa Permohonan

Pemimpin mempersilahkan para pembawa doa permohonan untuk membawakan doa secara spontan, dengan mengantar terlebih dahulu sbb:

P. Sahabat-sahabat OMK yang terkasih, sekarang marilah kita menyampaikan doa-doa permohonan kita kepada Allah:

  1. Bagi mereka tertindas….Kami mohon.
  2. Bagi semua pelaku kejahatan…. Kami mohon.
  3. Bagi mereka yang tidak mendapat keadilan… Kami mohon.
  4. Bagi Kita yang berkumpul di sini…. Kami mohon.

P. Marilah kita persatukan segala doa-doa permohonan kita dengan doa yang diajarkan Yesus sendiri kepada kita.

P+U.   Bapa Kami….

  1. MENYATAKAN YESUS

Pengenalan dan pertemuan dengan Yesus dalam doa harus diwujudnyatakan dalam kehidupan sehari-hari. Tindakan nyata apa yang harus dilakukan sesudah kebaktian ini? Untuk itu disediakan waktu hening (bermenung) sekitar 5 menit untuk meneguhkan niat-niat. Musik yang menunjang permenungan bisa diputar. Pemimpin (jika cocok) bisa juga menawarkan aksi-aksi nyata yang aplikatif dari pertemuan misalnya:

P. Saudara-i muda marilah kita hening sejenak mencari dan menentukan hal praktis yang harus kita praktekkan dalam kehidupan kita sebagai aplikasi dari perayaan iman malam ini.

Hening…. 

Usul aksi nyata:

  • OMK menghargai dan mencintai bumi ciptaan Allah
  • OMK berkomitmen untuk mencitai segala makhluk yang diciptakan Allah untuk hidupnya.

Doa Penutup

P. Marilah berdoa,

Ya Tuhan, kami bergembira karena Engkau senantiasa bersama kami. Semoga kami menjadi orang-orang yang selalu bertanggungjawab atas segala ciptaanMu di dunia ini.  Demi Kristus, Tuhan dan Pengantara kami, yang hidup dan meraja bersama Dikau dan dalam kesatuan dengan Roh Kudus, sekarang dan selama-lamanya.

P+U.    Amin.

Seruan Penutup

P. Datanglah Roh Maha Kudus bentara cinta Sang Kristus.
U. Tolong kami jadi saksi membawa cinta ilahi.

Perutusan

Semua membuat tanda salib untuk dirinya sendiri, kecuali jika pemimpin adalah imam.

P. Tuhan beserta kita.

U. Sekarang dan selama-lamanya.

P. Kita semua diberkati oleh Allah yang mahakuasa, Bapa, Putera dan Roh Kudus.

U. Amin.

Nyanyian Penutup

Kesempatan untuk mengumpulkan persembahan.

            Salam ya Ratu surgawi

Salam ya Ratu surgawi

Salam Maria

Engkaulah putri nan mulia
Salam Maria

Hai umat nyanyilah

Bersorak sorailah

Dan memuji tak henti

Salam

Salam

salam Maria
Kau bunda yang penuh belas
Salam Maria
Penghibur kami putramu
Salam Maria

Hai umat nyanyilah

Bersorak sorailah

Dan memuji tak henti

Salam

Salam

salam Maria

Pengumuman

Memberitahukan waktu, tempat dan petugas pertemuan selanjutnya dan hal-hal lain sesuai dengan kebutuhan OMK setempat.

***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *