Doa & Ngopi OMK KAM : Pekan III Desember 2018

Persiapan Perayaan

  1. Pemimpin (P): Bisa pembina OMK, pendamping OMK atau OMK sendiri. Pemimpin memberitahukan secara singkat jalannya perayaan dan menghunjuk petugas-petugas yang perlu.
  2. Pembawa doa permohonan. Sebelum ibadat, para pembawa doa sudah menentukan siapa yang akan didoakan. Doa dibawakan secara spontan.
  3. Kelompok diskusi: peserta sudah dibagi menjadi beberapa kelompok.
  4. Pembawa nyanyian: seseorang yang bisa.
  5. Salib, lilin dan copyan teks ibadat.
  6. Tempat pengumpulan kolekte. Kolekte dilaksanakan pada nyanyian penutup.

Gagasan Dasar

Dalam meniti pahit getirnya kehidupan, manusia mencari cara dan pedoman yang bisa membawa manusia itu ketujuan yang ingin dicapainya. Manusia tahu tujuan yang ingin dicapainya: kebahagiaan, kedamaian, kesejahteraan, usia yang panjang, kesehatan dsb. Tidak sedikit orang yang tersesat dalam usaha mencari pedoman arah hidupnya. Dalam Gereja kita, pedoman tersedia dan sangat jelas arahnya pada keselamatan. Pedoman untuk kita hanya dapat kita peroleh dari Tuhan, Sang Perancang hidup. Sabda Tuhan adalah pedoman utama menuju keselamatan itu.

Nyanyian Pembuka

Limpahkan Kasih-Mu

            Sungai mengalir tiada henti-hentinya memberi hidup di sekitarnya.

            Tuhan melimpahkan rahmat-Nya bagi yang percaya kepada-Nya.

Bunga-bunga tiada akan mekar mewangi jika tanpa disegarkan air.

Hidup akan menjadi hampa jika tanpa cinta kasih Tuhan.

            Ya Tuhan Allah limpahkan kasih sayang-Mu bagaikan air sungai abadi

            agar segarlah hidup kami, tiada akan layu selamanya.

Seruan Pembukaan

P. Datanglah ya Roh Kudus penuhi hati umatMu.

U. Dan nyalakanlah di dalamnya api cintaMu.

Hening sejenak…. 

Tanda Salib & Salam

P. Dalam Nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus

U. Amin

P. Tuhan berserta kita

P. Sekarang dan selama-lamanya

Pemeriksaan Batin

P. Sahabat-sahabat OMK yang baik, dalam hidup ini kita tidak luput dari kesalahan dan kelalaian, maka marilah sejenak kita mengingat dosa dan kesalahan kita seraya mengakuinya di hadapan Allah dan di hadapan sesama agar kita layak mengikuti ibadat ini.

Hening….

P. Saya mengaku….

Absolusi

P. Semoga Allah yang Mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa-dosa kita dan menghantar kita ke hidup yang kekal.

U. Amin.

Doa Pembukaan

P. Marilah berdoa,

            Ya Allah yang mahabaik, kami bersyukur karena bisa kembali berkumpul di sini bersama saudara/i seiman.  Kami akan bergelut dengan topik “Penuntun Komitmen Sosial dalam Hidup Bermasyarakat”. Utuslah RohMu agar kami mampu menangkap pesannya. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan Pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dan dalam kesatuan dengan Roh Kudus, Allah sepanjang segala masa.

P+U.    Amin.

  1. MENGENAL YESUS

Memaparkan rangkuman khazanah iman dari Docat No. 317-318

PENUNTUN KOMITMEN SOSIAL DALAM HIDUP BERMASYARAKAT

Tidak ada buku yang lebih penting bagi orang Kristen daripada Kitab Suci. Santo Fransiskus dari Assisi mengatakan bahwa membaca Kitab Suci berarti berusaha mendapatkan nasihat Kristus. Meskipun kadang kita tidak selalu mengerti apa yang kita baca di dalam Kitab Suci, kita jangan gundah gulana karena bagian Kitab Suci yang belum kita mengerti dan jangan pula menjadi sombong atas bagian yang sudah kita pahami. Dengan patuh kita harus menantikan bagian yang belum kita mengerti; dengan teguh kita berpegang dalam kasih atas apa yang telah kita mengerti.

Selain Kitab Suci Gereja, Katolik memiliki Katekismus yang kerap kita sebut Katekismus Gereja Katolik (KGK). Setiap orang Katolik harus memiliki KGK dan mempelajarinya dengan semangat ketekunan. Dengan tenang kita harus membacanya ketika sendirian di dalam kamar, membacanya bersama teman, dalam kelompok atau jejaring studi, bahkan lewat medsos mewartakannya bagi banyak orang. Iman kita harus terus kita bicarakan dengan banyak orang. Kita harus tahu apa yang kita imani. Kita harus tahu isi iman kita dengan tepat dan menjadi ahli di dalam pengetahuan iman itu perlu bagi siapa saja.

Sekarang ini ada dua buku lain yang tidak kalah pentingnya, yakni YOUCAT (Katekismus bagi orang muda) dan DOCAT (Ajaran Sosial Gereja). Selaku orang muda harus sudah membaca kedua buku ini, dan memang dua tahun ini dalam kegiatan Doa dan Ngopi kita sudah melahapnya dan pertemuan ini adalah pertemuan the last one untuk DOCAT. Bila dalam KGK dan YOUCAT dijelaskan iman kita dengan mendalam dan panjang lebar, dalam DOCAT dijelaskan apa yang harus kita lakukan dalam hidup kita sehari-hari.

Ada lagi tradisi dalam Gereja, adat-istiadat, kebiasaan yang kita pelihara sejak jaman para rasul. Berkumpul di hari Minggu, merayakan ekaristi dan sakramen lainnya, berpantang dan berpuasa, ibadat harian dan berdevosi. Semuanya menjadi penuntun komitmen social kita.

Syahadat iman Gereja tidak akan diubah atau berubah, demikian ketujuh sakramen, sepuluh perintah Allah, doa-doa Gereja dan liturginya. Gereja tidak akan pernah mengubah pengetahuan imannya yang dengan susah payah digeluti (Dogma). Tetapi Gereja akan selalau tanggap dengan kepentingan jaman dengan melihat tanda-tanda jaman di mana Allah juga berbicara kepada kita saat ini. Gereja tetap menerapkan pandangannya dengan sarana yang sangat baik untuk menjawab tantangan perubahan social, politik dan ekonomi, sebab duka orang miskin papa adalah duka Gereja dan kegembiraan mereka adalah kegembiraan Gereja.

  1. BERBAGI PENGALAMAN AKAN YESUS

Pemimpin mengarahkan peserta masuk dalam kelompok-kelompok kecil (4-6 orang atau sesuai kebutuhan) untuk sharing pengalaman iman dan hidup sesuai dengan tema dan katekese yang baru didengar dengan bertitik tolak dari pertanyaan-pertanyaan panduan ini:

  1. Seberapa giatkah anda berusaha menambah pengetahuan iman dengan membaca Kitab Suci, Katekismus dan Ajaran Sosial Gereja?
  2. Apakah anda berusaha mempelajari hal-hal yang belum diketahui tentang iman kita?

Setelah peserta selesai sharing (20-30 menit), kemudian pemimpin menyampaikan rangkuman sesuai hasil diskus. Namun di bawah ini tercantum tawaran rangkuman untuk disampaikan jika dirasa cocok:

Menjadi sangat masuk akal jika seseorang beriman terus berusaha mengejar pengetahuan imannya dan memperdalam pemahamannya. Dengan pengetahuan yang tepat akan imannya, dia akan mengolah pengalaman yang dihadapinya setiap saat. Jadi bukan pengalaman yang harus lebih dahulu melainkan pengetahuan yang dapat mengangkat sebuah pengalaman ke hadapan Allah. Bila suatu pengalaman tiba tetapi pengetahuan iman akan hal itu belum jelas dan kabur, maka dalam pengalaman itu dia akan menjadi korban atau bahkan menjadi penjahat. Ibarat seorang bidan yang tidak berpengetahuan akan  ajaran social Gereja, tanpa rasa bersalah ia akan melakukan tindak aborsi, euthanasia dsb. Tetapi bila pengetahuan iman sudah jelas dan mendalam dia tidak akan menjadi korban atau penjahat, melainkan menjadi orang yang berkurban bagi keselamatan dunia.

  1. BERJUMPA DENGAN YESUS

OMK bertemu dengan Yesus melalui sabda-Nya dan yang diperdalam dengan renungan. Menanggapi kehadiran Tuhan OMK menyampaikan doa-doa permohonan.

P. Bacaan dari Kitab Surat Kedua Rasul Paulus kepada Timotius (2 Tim 3:14-17)

Tetapi hendaklah engkau tetap berpegang pada kebenaran yang telah engkau terima dan engkau yakini, dengan selalu mengingat orang yang telah mengajarkannya kepadamu. Ingatlah juga bahwa dari kecil engkau sudah mengenal Kitab Suci yang dapat memberi hikmat kepadamu dan menuntun engkau kepada keselamatan oleh iman kepada Kristus Yesus. Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran. Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik.

P. Demikianlah Sabda Tuhan.

U. Syukur Kepada Allah.

Renungan

Sabda Tuhan Penuntun Utama Komitmen Sosial Kita

Tujuan kita sebagai Kristen adalah menghasilkan manusia yang dewasa rohani, siap melayani Tuhan kemanapun Tuhan arahkan. Kita mengusahakan tujuan itu dengan mengasihi sesama kita seperti Tuhan mengasihi kita melalui teladan seperti Kristus untuk diikuti mereka. Tapi kita baru mulai. Langkah berikut lebih penting, dan dinyatakan melalui perintah bagi Timotius: “Tetapi hendaklah engkau tetap berpegang pada kebenaran yang telah engkau terima dan engkau yakini, dengan selalu mengingat orang yang telah mengajarkannya kepadamu. Ingatlah juga bahwa dari kecil engkau sudah mengenal Kitab Suci yang dapat memberi hikmat kepadamu dan menuntun engkau kepada keselamatan oleh iman kepada Kristus Yesus. Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran. Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik”

Pernyataan terakhir menggambarkan manusia yang ingin kita hasilkan –seorang manusia berTuhan yang diperlengkapi untuk setiap pekerjaan baik. Bagaimana seseorang bisa dibentuk seperti itu? Menurut bagian ini, itu dibangun dari Firman Tuhan kedalam hidupnya dari sejak kecil. Jika kita ingin seseorang menjadi seperti Tuhan ingin, kita harus mengajarkan mereka Alkitab.

Seberapa penting Yesus Kristus dalam kehidupan sehari-hari? Berapa setia anda menjalankan prinsip Firman dalam kehidupan sehari-hari? Kita harus menjalankan Firman itu, menjadi bagian dalam pikiran dan mengatur gaya hidup kita. Kita harus memutuskan untuk membuat Alkitab menjadi pembimbing utama dalam hidup. Tanyakan Tuhan untuk memberikan rasa lapar akan FirmanNya sehingga itu menjauhkan kita dari hal yang kurang penting yang tidak memberi dampak bernilai bagi hidup. Kemudian siap menjadikan Firman menjadi bagian penting dalam hidup kita.

Apapun yang hendak kita lakukan dalam komitmen social kita, Sabda Tuhan harus menjadi penerang bagi setiap tindak-tanduk kita. Kita juga harus melihat ke dalam tradisi Gereja yang suci, magisterium, kitab Hukum Kanonik, KGK, buku-buku rohani yang ditulis oleh para pujangga Gereja; yang semuanya itu diperuntukkan bagi kita untuk mengatur tata hidup kita agar sesuai dengan nilai-nilai luhur Injil suci.

Doa Permohonan

Pemimpin mempersilahkan para pembawa doa permohonan untuk membawakan doa secara spontan, dengan mengantar terlebih dahulu sbb:

P. Sahabat-sahabat OMK yang terkasih, sekarang marilah kita menyampaikan doa-doa permohonan kita kepada Allah:

  1. Bagi orang-orang yang memiliki komitmen social…. kami mohon.
  2. Bagi pembela keadilan dan perdamaian…. kami mohon.
  3. Bagi OMK sedunia…. kami mohon.
  4. Bagi Kita yang berkumpul di sini…. kami mohon.

P. Marilah kita persatukan segala doa-doa permohonan kita dengan doa yang diajarkan Yesus sendiri kepada kita.

P+U.    Bapa Kami….

  1. MENYATAKAN YESUS

Pengenalan dan pertemuan dengan Yesus dalam doa harus diwujudnyatakan dalam kehidupan sehari-hari. Tindakan nyata apa yang harus dilakukan sesudah kebaktian ini? Untuk itu disediakan waktu hening (bermenung) sekitar 5 menit untuk meneguhkan niat-niat. Musik yang menunjang permenungan bisa diputar. Pemimpin (jika cocok) bisa juga menawarkan aksi-aksi nyata yang aplikatif dari pertemuan misalnya:

P. Saudara-i muda marilah kita hening sejenak mencari dan menentukan hal praktis yang harus kita praktekkan dalam kehidupan kita sebagai aplikasi dari perayaan iman hari ini.

Hening….

Usul aksi nyata:

  • OMK berkomitmen untuk rajin membaca Kitab Suci, KGK, KHK dan buku rohani lainnya yang berguna membimbing tingkah laku.
  • OMK berkomitmen untuk terus mempersenjatai diri dengan pengetahuan iman yang tepat.

Doa Penutup

P. Marilah berdoa,

            Ya, Bapa, terima kasih atas penyertaanMu bagi kami selama kegiatan ini. Semoga kami selalu giat menggali pengetahuan iman dari Kitab Suci dan buku-buku lainnya yang disahkan oleh Gereja sebagai pedoman hidup beriman kepadaMu. Demi Yesus Kristus, Tuhan dan Pengantara kami, yang hidup dan meraja bersama Dikau dan dalam kesatuan dengan Roh Kudus, kini dan sepanjang segala masa.

P+U.    Amin.

Seruan Penutup

P. Datanglah Roh Maha Kudus bentara cinta Sang Kristus.

U. Tolong kami jadi saksi membawa cinta ilahi.

Perutusan

Semua membuat tanda salib untuk dirinya sendiri, kecuali jika pemimpin adalah imam.

P. Tuhan beserta kita.

U. Sekarang dan selama-lamanya.

P. Kita semua diberkati oleh Allah yang mahakuasa, Bapa, Putera dan Roh Kudus.

U. Amin.

Nyanyian Penutup

Kesempatan untuk mengumpulkan persembahan.

Bersatulah Kita Semua

Bersatulah kita semua

Dalam  keluarga Allah

Di dalamnya kita bahagaia

Menikmati cinta Tuhan

Reff:

Kristus junjungan kita

Pandu penunjuk arah

Marilah maju dan berjuang

Walaupun banyak rintangan

Jangan gentar dan jangan ragu

Tuhan tetap besertamu

Mari kita teguhkan iman

Pada Allah Tuhan kita

Dari sesat kita terhindar

Arah hidup kita benar

Pengumuman

Memberitahukan waktu, tempat dan petugas pertemuan selanjutnya dan hal-hal lain sesuai dengan kebutuhan OMK setempat.

***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *