Doa & Ngopi OMK KAM : Pekan IV Desember 2018

Persiapan Perayaan

  1. Pemimpin (P): Bisa pembina OMK, pendamping OMK atau OMK sendiri. Pemimpin memberitahukan secara singkat jalannya perayaan dan menghunjuk petugas-petugas yang perlu.
  2. Pembawa doa permohonan. Sebelum ibadat, para pembawa doa sudah menentukan siapa yang akan didoakan. Doa dibawakan secara spontan.
  3. Kelompok diskusi: peserta sudah dibagi menjadi beberapa kelompok.
  4. Pembawa nyanyian: seseorang yang bisa.
  5. Salib, lilin dan copyan teks ibadat.
  6. Tempat pengumpulan kolekte. Kolekte dilaksanakan pada nyanyian penutup.

Gagasan Dasar

Gereja Kristus adalah: Gereja yang menyambut siapa saja. Gereja dengan pintu terbuka, dengan kehangatan. Gereja ada bagi seluruh generasi. Gereja adalah amal dari mereka yang hidup dan yang belum lahir. Gereja mengunjungi orang-orang dimana mereka berada: dikala bekerja dan bermain, , di pintu gerbang pabrik dan lapangan sepak bola, di dalam rumah. Gereja mengangkat mereka yang jatuh dan terperosok ke dalam kehidupan, di tempat kerja maupun dalam pernikahan. Gereja terdiri atas orang-orang kudus, dan juga orang-orang berdosa.

Nyanyian Pembuka

Hari ini kurasa bahagia

Hari ini kurasa bahagia

Berkumpul bersama saudara seiman.

Tuhan Yesus tlah satukan kita

Tanpa memandang di antara kita.

            Bergandengan tangan dalam kasih

            Dalam satu hati

            Berjalan dalam terang kasih Tuhan.

Kau saudaraku, kau sahabatku

Tiada yang dapat memisahkan kita. 2X

Seruan Pembukaan

P. Datanglah ya Roh Kudus penuhi hati umatMu.

U. Dan nyalakanlah di dalamnya api cintaMu.

Hening sejenak…. 

Tanda Salib & Salam

P. Dalam Nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus

U. Amin

P. Tuhan berserta kita

U. Sekarang dan selama-lamanya

Pemeriksaan Batin

P. Sahabat-sahabat OMK yang baik, dalam hidup ini kita tidak luput dari kesalahan dan kelalaian, maka marilah sejenak kita mengingat dosa dan kesalahan kita seraya mengakuinya di hadapan Allah dan di hadapan sesama agar kita layak mengikuti ibadat ini.

Hening….

P. Saya mengaku….

Absolusi

P. Semoga Allah yang Mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa-dosa kita dan menghantar kita ke hidup yang kekal.

U. Amin.

Doa Pembukaan

P. Marilah berdoa,

            Ya Allah yang mahabaik, kami bersyukur karena bisa kembali berkumpul di sini bersama saudara/i seiman.  Kami akan bergelut dengan topik “Membangun Peradaban Kasih”. Utuslah RohMu agar kami mampu menangkap pesannya. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan Pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dan dalam kesatuan dengan Roh Kudus, Allah sepanjang segala masa.

P+U.    Amin.

  1. MENGENAL YESUS

Memaparkan rangkuman khazanah iman dari Docat No. 319-328

Komitmen Membangun Peradaban Kasih

Misi kita ialah menciptakan peradaban kasih sementara kita hidup dan bergabung di dalam berbagai instansi dan kelompok sosial seperti partai politik. Belum ada partai politik yang menekankan keutamaan Kristiani 100% maka selalu ada saja hal yang tidak sesuai dengan ajaran kristiani. Dalam hal itu orang katolik harus mengambil sikap menekankan keutamaan pribadi manusia ketimbang kebutuhan partai semata, memperkuat posisi yang tepat dan mampu memenangkan mayoritas. Prasyarat untuk keterlibatan dalam politik itu adalah pengakuan terhadap nilai-nilai yang tidak dapat diganggu gugat, martabat manusia, hak manusiawi, pribadi manusia dan perlindungan terhadap manusia tak berdosa (janin dan anak-anak).

Kita tidak boleh hanya menarik diri ke dalam kelompok yang sepaham saja. Orang katolik tidak bisa terlibat di dalam partai di mana kekerasan terhadap kehidupan atau martabat manusia justru dipuji atau disetujui atau bila kerangka kerja partai itu mengandung kebencian social, hasutan, rasisme, atau perang antar strata sosial. Orang katolik harus aktif juga dalam perkumpulan, organisasi non Kristen meskipun pasti tidak selalau sepaham. Orang katolik hanya harus menjaga diri agar tidak melakukan hal yang bertentangan dengan martabat panggilan kristiani. Keterlibatan itu tidak boleh menghambat ekpresi iman kita dan keterlibatan itu tidak boleh disalahgunakan secara ideologis.

Orang katolik juga tidak boleh menjadi bagian dari profesi atau keterlibatan social yang tidak sesuai dengan iman kristiani. Bagaimanapun tidak mungkin sekaligus menjadi orang katolik dan serentak bekerja di klinik aborsi, euthanasia, prostitusi, perdagangan manusia, menindas, narkoba, merendahkan manusia, menjual produk buruk, dsb. Bagaimanapun mereka yang hidup dalam kegelapan seperti anggota mafia tidak berada dalam persekutuan dengan Allah.

Dimanapun keadilan ditekan orang kristiani harus berada di barisan pertama demonstran. Orang-orang muda jangan menunggu orang lain yang menjadi actor perubahan. Bersama dengan orang lain harus berani memprotes kebencian, kekerasan, kondisi tempat kerja yang tidak layak, upah yang tidak adil, perusakan lingkungan atau penindasan terhadap kaum minoritas.

Terhadap Gereja orang muda harus mampu juga melontarkan kritik yang didasari oleh kasih dan argument yang kontruktif. Orang katolik harus tahu bahwa para pemimpin Gereja seperti Uskup dan para imam adalah pengganti Kristus, jadi tidak bebas untuk menolak ajaran otoritatif Gereja. Orang katolik tidak boleh menghianati fondasi Gereja dalam keterlibatannya pada setiap masalah social yang sedang digeluti. Bahkan secara ekumenis orang katolik harus memperkuat keterlibatannya dalam isu-isu social. Demikian juga bersama agama yang lain memperkuat keterlibatan dalam isu-isu yang ada. Simpulnya, kita harus mencari cara untuk dapat hidup berdampingan dengan berbagai agama yang ada.

  1. BERBAGI PENGALAMAN AKAN YESUS

Pemimpin mengarahkan peserta masuk dalam kelompok-kelompok kecil (4-6 orang atau sesuai kebutuhan) untuk sharing pengalaman iman dan hidup sesuai dengan tema dan katekese yang baru didengar dengan bertitik tolak dari pertanyaan-pertanyaan panduan ini:

  1. Adakah saudara-saudari kita yang kita rasa terlibat dalam profesi yang berlawanan dengan cinta kasih kristiani?
  2. Menurutmu apakah membangun peradaban kasih itu menjadi penting?

Setelah peserta selesai sharing (20-30 menit), kemudian pemimpin menyampaikan rangkuman sesuai hasil diskus. Namun di bawah ini tercantum tawaran rangkuman untuk disampaikan jika dirasa cocok:

Kasih itu bukan hanya milik segelintir orang atau orang dengan agama tertentu saja. Kasih itu milik semua orang. Dari awal mula hidup didasarkan oleh kasih. Tuhan menciptakan langit dan bumi karena kasih. Tuhan menciptakan manusia dan makhluk lainnya karena kasih. Kasih sudah ada sejak awal mulanya dan manusia diberikan kasih itu oleh Tuhan. Hanya saja manusia perlu mengusahakan kasih itu muncul dari hidupnya. Maka, jika ada orang yang tidak mengusahakan kasih itu, hidupnya pun tidak berlandaskan kasih itu.

  1. BERJUMPA DENGAN YESUS

OMK bertemu dengan Yesus melalui sabda-Nya dan yang diperdalam dengan renungan. Menanggapi kehadiran Tuhan OMK menyampaikan doa-doa permohonan.

P. Bacaan dari Kitab Surat Pertama Rasul Paulus kepada Jemaat di Korintus

Sekalipun aku dapat berkata-kata dengan semua bahasa manusia dan bahasa malaikat, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama dengan gong yang berkumandang dan canang yang gemerincing. Sekalipun aku mempunyai karunia untuk bernubuat dan aku mengetahui segala rahasia dan memiliki seluruh pengetahuan; dan sekalipun aku memiliki iman yang sempurna untuk memindahkan gunung, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama sekali tidak berguna. Dan sekalipun aku membagi-bagikan segala sesuatu yang ada padaku, bahkan menyerahkan tubuhku untuk dibakar, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, sedikit pun tidak ada faedahnya bagiku. Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong. Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain. Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi karena kebenaran. Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu. Kasih tidak berkesudahan; nubuat akan berakhir; bahasa roh akan berhenti; pengetahuan akan lenyap. Sebab pengetahuan kita tidak lengkap dan nubuat kita tidak sempurna. Tetapi jika yang sempurna tiba, maka yang tidak sempurna itu akan lenyap. Ketika aku kanak-kanak, aku berkata-kata seperti kanak-kanak, aku merasa seperti kanak-kanak, aku berpikir seperti kanak-kanak. Sekarang sesudah aku menjadi dewasa, aku meninggalkan sifat kanak-kanak itu. Karena sekarang kita melihat dalam cermin suatu gambaran yang samar-samar, tetapi nanti kita akan melihat muka dengan muka. Sekarang aku hanya mengenal dengan tidak sempurna, tetapi nanti aku akan mengenal dengan sempurna, seperti aku sendiri dikenal. Demikianlah tinggal ketiga hal ini, yaitu iman, pengharapan dan kasih, dan yang paling besar di antaranya ialah kasih.

P. Demikianlah Sabda Tuhan.

U. Syukur Kepada Allah.

Renungan

Kasih sebagai Hal Yang Pertama dan Utama

Rasul Paulus mengajarkan kepada kita kuncinya. Yaitu pertama, kasih itu sabar. Sebab untuk dapat berbuat baik, kita harus tahu bagaimana menyikapi sesuatu yang buruk. Yaitu kita membuang sikap bersungut-sungut, pemarah dan berkata-kata tajam. Bukankah dalam hal ini saja sudah sulit, terutama bagi orang-orang yang sifat dasarnya lekas komplain dan cepat mengkritik orang lain. Kesabaran membutuhkan kebesaran jiwa. Kasih itu sabar, artinya tahan menghadapi apa-apa yang bagi kita terlihat kurang “pas”. Misalnya, tidak jengkel jika mendengar ucapan teman yang “garing” ataupun menyindir, tidak membesar-besarkan kesalahan orang lain, tidak lekas gusar jika keadaan tidak berjalan seperti yang diharapkan. Kesabaran akan membuat kita hidup berdamai dengan orang lain. Dengan sifat ini kita meniru Allah yang sangat sabar terhadap umat-Nya; Kristus yang begitu sabar terhadap kita yang sering lambat untuk memahami apa yang diajarkan-Nya; dan yang kerap jatuh dalam dosa.

Kasih itu murah hati. Artinya melakukan yang baik bagi orang lain. Kita tidak “sayang” untuk membagikan kepada orang lain, apa yang baik dan yang kita inginkan bagi diri kita sendiri. Kasih itu tidak cemburu, tidak iri hati. Bukankah kita telah melihat betapa banyak contoh, betapa rasa iri telah menghancurkan persahabatan dan merusak tali persaudaraan? Tak heran, St. Thomas menyebut iri hati sebagai ibu dari segala kebencian.

Kasih itu tidak sombong…. Sebab ada banyak dosa melawan kasih yang berakar dari kesombongan, ingin melebihi orang lain dan ingin mendahulukan kehendak sendiri.  Padahal sebaliknya, kerendahan hati adalah dasar bagi semua kebajikan yang lain, terutama kasih. Kasih bersukacita karena kesuksesan orang lain, dan ini memang didahului oleh kerendahan hati untuk mengakui kelebihan orang tersebut. Kasih bersedia mendengarkan orang lain, walaupun itu mensyaratkan kerendahan hati untuk tidak terlalu cepat berkomentar. Kasih bersedia meminta maaf jika melakukan kesalahan dan bersedia memaafkan orang yang bersalah kepada kita. Kerendahan hati menjadi syarat mutlak bagi seseorang untuk dapat mengakui kesalahan dan  meminta maaf, serta  memaafkan  orang lain. Kerendahan hati pulalah yang memungkinkan orang mengusahakan persatuan daripada perpecahan.

Kasih itu menutupi segala sesuatu… sabar menanggung segala sesuatu…. Termasuk di sini adalah belajar untuk tidak mencari-cari kesalahan orang lain. Dan sekalipun kita menemukannya, kita tidak membesar-besarkannya. Meskipun keadaan menjadi runyam karena kesalahan orang lain, kita tidak berkutat menyalahkan orang tersebut, melainkan mengusahakan jalan keluarnya.

Kasih tidak berkesudahan; nubuat akan berakhir; bahasa roh akan berhenti; pengetahuan akan lenyap…. Sungguh, kasihlah yang menghantar kita ke Surga, dan kasih pulalah yang masih terus ada selamanya di sana. Sebab sekalipun kita diberi banyak karunia-bernubuat, mengajar, menyembuhkan, berbahasa roh-tetapi kalau kita tidak punya kasih, semua karunia itu tidak membenarkan kita di hadapan Tuhan (lih. Mat 7:21-23). Sebab iman harus dinyatakan dengan perbuatan kasih agar dapat menyelamatkan (lih. Yak 14-24).  Dan kasih tidak berakhir, tapi justru akan lebih penuh dalam Kerajaan Surga.

Demikianlah tinggal ketiga hal ini, yaitu iman, pengharapan dan kasih, dan yang paling besar di antaranya ialah kasih. Di Surga iman tidak diperlukan lagi, sebab kita sudah melihat Allah dalam keadaan-Nya yang sebenarnya (1 Yoh 3:2). Di Surga, pengharapan pun tidak diperlukan lagi, sebab apa yang kita harapkan telah tercapai, yaitu bahwa kita  berada di dalam Allah dan Allah di dalam kita, dalam arti sepenuhnya (lih. 1Kor 15:28). Namun kasih akan terus ada, sebab Allah adalah Kasih (1Yoh 4:8) dan “bahwasanya untuk selamanya kasih setia-Nya” (Mzm 118:1).

Doa Permohonan

Pemimpin mempersilahkan para pembawa doa permohonan untuk membawakan doa secara spontan, dengan mengantar terlebih dahulu sbb:

P. Sahabat-sahabat OMK yang terkasih, sekarang marilah kita menyampaikan doa-doa permohonan kita kepada Allah:

  1. Bagi para pemimpin Gereja…. kami mohon.
  2. Bagi para pendidik…. kami mohon.
  3. Bagi OMK sedunia…. kami mohon.
  4. Bagi Kita yang berkumpul di sini…. kami mohon.

P. Marilah kita persatukan segala doa-doa permohonan kita dengan doa yang diajarkan Yesus sendiri kepada kita.

P+U.    Bapa Kami….

  1. MENYATAKAN YESUS

Pengenalan dan pertemuan dengan Yesus dalam doa harus diwujudnyatakan dalam kehidupan sehari-hari. Tindakan nyata apa yang harus dilakukan sesudah kebaktian ini? Untuk itu disediakan waktu hening (bermenung) sekitar 5 menit untuk meneguhkan niat-niat. Musik yang menunjang permenungan bisa diputar. Pemimpin (jika cocok) bisa juga menawarkan aksi-aksi nyata yang aplikatif dari pertemuan misalnya:

P. Saudara-i muda marilah kita hening sejenak mencari dan menentukan hal praktis yang harus kita praktekkan dalam kehidupan kita sebagai aplikasi dari perayaan iman hari ini.

Hening….

Usul aksi nyata:

  • OMK berkomitmen untuk saling mengasihi.
  • OMK berkomitmen untuk membangun kasih persaudaraan dengan agama lain.

Doa Penutup

P. Marilah berdoa, Tuhan Yesus, tumbuhkanlah di dalamku, kasih yang sejati. Bukalah mata hatiku supaya aku dapat melihat kehadiran-Mu di dalam diri sesamaku, sehingga aku dimampukan untuk mengasihi mereka demi kasihku kepada-Mu. Semoga dengan demikian, kelak Engkau mengizinkan aku memasuki kehidupan kekal, yang dipenuhi oleh Kasih-Mu yang tak berkesudahan.

P+U.    Amin.

Seruan Penutup

P. Datanglah Roh Maha Kudus bentara cinta Sang Kristus.

U. Tolong kami jadi saksi membawa cinta ilahi.

Perutusan

Semua membuat tanda salib untuk dirinya sendiri, kecuali jika pemimpin adalah imam.

P. Tuhan beserta kita.

U. Sekarang dan selama-lamanya.

P. Kita semua diberkati oleh Allah yang mahakuasa, Bapa, Putera dan Roh Kudus.

U. Amin.

Nyanyian Penutup

Kesempatan untuk mengumpulkan persembahan.

Cinta Kasih Tuhan (Ps 1031)

Cinta kasih Tuhan

Dasar persatuan kita

Marilah kawan kita satukan

Dalam keluarga allah

ulangan: Marilah satukan hatimu

   Dalam pengabdianmu

   Wartakanlah cinta kasih nya

   Dalam karya dan nyata

Kebenaran Tuhan

Pokok keslamatan kita

Seluruh umat menyembah Tuhan

Dalam roh dan kekudusan

Pengumuman

Memberitahukan waktu, tempat dan petugas pertemuan selanjutnya dan hal-hal lain sesuai dengan kebutuhan OMK setempat.

***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *