Memimpin diri sendiri untuk memimpin sesama OMK

LATIHAN KEPEMIMPINAN TINGKAT DASAR
OMK KAM

Rumah Pembinaan Kaum Muda & Doa Jericho, Bingkawan menjadi tempat berlangsungnya Latihan Kepemimpinan Tingkat Dasar (LKTD) OMK KAM. LKTD ini berlangsung pada tgl 05-07 Juli 2019, diikuti sebanyak 85 OMK yang ada di KAM. Dari 62 Paroki dan Kuasi Paroki sebanyak 16 Paroki yang tidak mengutus.  Kegiatan ini merupakan Program KomKep KAM, pantia terdiri dari (Komkep KAM, KGM+Volunter dan OMG). Kegiatan dimulai dengan sosialisasi ibadat Doa & Ngopi sekaligus membuka kegiatan Oleh ketua Komkep KAM RP. Alexander Silaen, OFM Cap dilanjutkan dengan ibadat pembuka Doa & Ngopi.

Pada sesi pertama, peserta diajak untuk mengenal pribadi masing-masing lewat materi “Pengenalan Diri”: manusia diciptakan Allah memiliki martabat luhur yakni; akal budi yang harus dijaga kemurniannya, kebebasan, suara hati, kemampuan mengarahkan diri pada tujuan atau keterarahan kepada Tuhan, dan kemampuan berelasi. Setelah mendalami tentang pengenalan diri nya, peserta disuguhkan materi kedua yaitu “Katolisitas”, tentang sifat Gereja Katolik: satu, kudus, katolik, dan apostolik. Lewat materi ini peserta semakin bangga dengan kekatolikannya tanpa perlu menjadi sombong. Sifat-sifat Gereja mestinya diimani, yang berarti harus dihayati dan diamalkan, oleh Gereja seluruhnya dan masing-masing anggotanya.

“Globalisasi dan Ajaran Sosial Gereja (ASG)” menjadi judul materi pada sesi ketiga. Globalisasi menghadapkan masyarakat dunia pada 11 tantangan: 1. Pemanasan global; 2. Instabilitas keuangan; 3. penyakit-penyakit: malaria, AIDS, dll; 4. Konflik-konflik; 5. Akses kependidikan; 6. Intabilitas keuangan; 6. Korupsi dan good governance; 7. Gizi buruk dan kelaparan; 8. Migrasi; 9. Akses terhadap kesehatan dan air bersih; 10. Subsidi dan hambatan perdagangan. Maka ASG mengajarkan pembangunan manusia seutuhnya dan pembacaan problem modern secara teologis.

Menjadi seorang pemimpin tentunya harus tahu apa dan bagaimana dasar-dasar memimpin. “Dasar-Dasar Kepemimpinan Katolik” menjadi materi keempat yang dilahap peserta agar mampu memimpin diri sendiri terlebih dahulu untuk memimpin komunitasnya. Panggilan kemuridan, kepemimpinan Yesus, dan panggilan untuk memimpin merupakan pokok utama dasar peserta untuk memimpin. Sebagai pengurus OMK atau anggota OMK memiliki tugas: memperhatikan, mengajak, menyemangati, meluruskan, mendorong dan membantu OMK agar hidup penuh iman, rajin berdoa dan aktif sebagai OMK. Kepemimpinan Yesus: sebagai gembala, pelayan, dan nabi mestinya jadi acuan seorang pemimpin.

Kepemimpinan kristiani mempunyai dasar-dasar yang harus direfleksikan seorang pemimpin yaitu berdasarkan; kasih, kerendahan hati, ketekunan, kebijaksanaan, dan persatuan. Untuk mengaplikasikannya ditengah komunitas, di dalam organisasi memerlukan suatu seni. “Seni Kepemimpinan” merupakan materi kelima yang digarap para peserta agar semakin mampu menerapkanya. Seorang pemimpin harus mampu berbicara didepan umum. Pemimpin harus bisa mengkomuniasikan ide, pemikiran dan pendapatnya di depan komunitasnya. “Public Speaking” tentunya tak ketinggalan dalam materi keenam yang disuguhkan kepada peserta LKTD.

Pada materi ketujuh dan kedelapan para peserta mendapatkan pemaparan dan praktek “Struktur Organisasi & Pedoman Tata Laksana Panitia Kegiatan” lewat simulasi kepanitian. Para peserta semakin paham bagaimana dasar-dasar berorganisasi dan semakin mengetahui pelaksanaan dan kerja suatu kepanitiaan dalam menghidupkan suatu organisasi.

Outbond tentunya tak ketinggalan dalam LKTD ini, melalui ini peserta mampu mempraktekkan cara memimpin dan dipimpin serta mempererat kebersamaan dan persaudaraan para peserta. Disetiap akhir hari kegiatan, peserta diajak mengevaluasi seluruh kegiatan harian di dalam buku pedoman yang dibagikan kepada para peserta.   Diakhir kegiatan ketua Komkep KAM RP. Alexander Silaen, OFMCap selaku Ketua & Supervisor Kegiatan LKTD ini sangat gembira dan bangga atas terlaksananya kegiatan ini dengan baik. Semua peserta berusaha dan antusias mengikuti dengan baik. Di penghujung acara semua peserta mendapatkan sertifikat dan akan melanjutkanya lagi di Latihan Kepemimpinan Tingkat Menengah tentunya setelah di evaluasi oleh penitia siapa saja yang berhak lolos kegiatan berikutnya yang diselenggarkan pada 30 Agustus- 01 Sepetember 2019. – Andi Hotmartuah Girsang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *