Doa & Ngopi OMK KAM : Pekan I Mei 2019

PENGADILAN TERAKHIR

Persiapan Perayaan

  1. Pemimpin (P): Bisa pembinaOMK, pendamping OMK atau OMK sendiri. Pemimpin memberitahukan secara singkat jalannya perayaan dan menghunjuk petugas-petugas yang perlu.
  2. Pembawa doa permohonan. Sebelum ibadat, para pembawa doa sudah menentukan siapa yang akan didoakan. Doa dibawakan secara spontan.
  3. Kelompok diskusi: peserta sudah dibagi menjadi beberapa kelompok.
  4. Pembawa nyanyian:seseorang yang bisa.
  5. Salib, lilin dan copyan teks ibadat.
  6. Tempat pengumpulan kolekte. Kolekte dilaksanakan pada nyanyian penutup.

Nyanyian Pembukaan

                Ku gembira kau Bersabda (PS No. 325)

Ku gembira kau berkata, “Mari hadap Tuhanmu.”

Selangkah hati kubawa ke gerbang Yerusalem.

Wahai kawan, bergegaslah rintis jalan ke surga.

Ku bersyukur dalam hati kar’na perlindungan-Mu.

Ku berharap saat nanti Kau taburkan rahmat-Mu.

Wahai kawan, bergegaslah rintis jalan ke surga.

Seruan Pembukaan

P. Datanglah ya Roh Kudus penuhi hati umatMu.

U. Dan nyalakanlah di dalamnya api cintaMu.

Hening sejenak….

Tanda Salib & Salam

P. Dalam Nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus

U. Amin

P. Tuhan berserta kita

U. Sekarang dan selama-lamanya

 

Pemeriksaan Batin

P. Sahabat-sahabat OMK yang baik, dalam hidup ini kita tidak luput dari kesalahan dan kelalaian, maka marilah sejenak kita mengingat-ingat dosa dan kesalahan kita seraya mengakuinya di hadapan Allah dan di hadapan sesama agar kita dilayakkan Allah   mengikuti ibadat ini.

Hening….

P. Tuhan Yesus Kristus, Engkau memanggil kami untuk mengenal dan mencintaiMu.

Tuhan Kasihanilah kami.

U. Tuhan Kasihanilah kami.

P. Tuhan Yesus Kristus, kami sering putus asa dalam usaha mencari Engkau namun Engkau datang mendekati kami. Kristus Kasihanilah kami.

U. Kristus Kasihanilah kami.

P. Tuhan Yesus Kristus, Engkaulah Putera Bapa yang diutus untuk menyelamatkan kami.

Tuhan Kasihanilah kami.

U. Tuhan Kasihanilah kami.

Absolusi

P. Semoga Allah yang Mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa-dosa kita dan menghantar kitake hidup yang kekal.

U. Amin.

Doa Pembukaan

P. Marilah berdoa,

Allah Bapa kami, Engkaulah awal dan akhir, alpa dan omega. Darimulah hidup kami berasal dan akan kembali. Pada ibadat ini, kami akan merenungkan iman kami tentang akhir hidup kami, dimana Engkau menunjukkan keadilan-Mu guna memberikan yang terbaik kepada kami. Sertai kami dalam pertemuan ini agar iman kami semakin dikuatkan dan hidup kami semakin terarah kepada-Mu. Demi Yesur Kristus Tuhan dan pengantara kami yang hidup bersama dengan Engkau dalam persekutuan Roh Kudus yang hidup dan berkuasa kini dan sepanjang masa.

P+U.    Amin.

  1. MENGENAL YESUS

Memaparkan rangkuman khazanah iman dari Youcat No. 156, 157, 163-165

Pengadilan Terakhir

Pengadilan pribadi terjadi pada saat kematian personal. Ketika sakaratul maut, setiap orang memasuki saat-saat kebenaran. Jika Saat itu tiba, tidak ada lagi kesempatan untuk menutupi atau mengungkapkan sesuatu; tidak ada lagi yang bisa diubah. Allah memandang kita sebagaimana kita adanya. Kita menghadap ke pengadilan-Nya. Dalam pengadilan itu, kita dibenarkan karena dalam keadilan Allah semua harus “benar” sama seperti kita diciptakan. Mungkin, kita masih tetap akan mengalami proses penyucian (api penyucian), atau mungkin kita akan segera diterima dalam pengkuan Allah (surga). Namun, mungkin kita masih sering lalai, dikuasai kebencian dan penolakan terhadap apapun yang mengantar kita kembali kepada kasih sehingga kita semakin jauh dari Allah. Dan jika kita terus dikuasai hal-hal buruk itu, kita hidup tanpa kasih. Bagaimanapun hidup tanpa kasih tidak ada artinya kecuali neraka.

Pengadilan terakhir akan terjadi pada akhir dunia, saat kedatangan Kristus yang kedua, saat “semua orang yang di dalam kuburan akan mendengar suara-Nya, mereka yang telah berbuat baik akan keluar dan bangkit untuk hidup yang kekal, tetapi mereka yang telah berbuat jahat akan bangkit untuk dihukum.” (Yoh 5:29).

Ketika Kristus datang lagi dalam kemuliaan, kemegahanNya yang penuh akan bersinar atas kita. Kebenaran akan tiba menerangi kita: pikiran kita, niat kita, hubungan kita dengan Allah dan orang lain – tidak ada satupun yang tersembunyi. Kita akan mengakui makna mutlak penciptaan,  memahami cara cara Allah untuk menyelamatkan kita, dan akhirnya menerima jawaban atas aneka pertanyaan mengapa kejahatan bisa menjadi sangat kuat jika kenyataannya Allah itu Mahakuasa. Pengadilan terakhir juga merupakan hari pengadilan kita. Saat keputusan apakah kita akan bangkit untuk hidup abadi (surga) atau terpisah dari Allah selamanya (neraka). Kepada mereka yang memilih hidup, Allah akan bertindak dengan kreatif satu kali lagi. Dalam “tubuh baru” (lih 2 Kor 5:1), mereka akan hidup selamanya dalam kemuliaan Allah dan memuji dia dengan tubuh dan jiwa mereka.

Dunia pun berakhir. Pada saat pengadilan terakhir dunia ini pun berakhir. Namun Allah akan menciptakan surga dan bumi baru. Kejahatan tidak akan berkuasa ataupun memikat. Penebusan akan berhadapan secara langsung dengan Allah- kita sebagai sahabatnya. Kerinduan akan kedamaian dan keadilan akan terpenuhi. Yang berkenan pada Allah akan terberkati. Allah Tritunggal akan tinggal di antara mereka yang menghapus setiap tetes air mata. Tiada lagi kematian, kesedihan, ratapan. dan kesulitan.

  1. BERBAGI PENGALAMAN AKAN YESUS

Pemimpin mengarahkan peserta masuk dalam kelompok-kelompok kecil (4-6 orang atau sesuai kebutuhan) untuk sharing pengalaman iman dan hidup sesuai dengan tema dan katekese yang baru didengar dengan bertitik tolak dari pertanyaan-pertanyaan panduan ini:

  • Ada Pengadilan Pribadi dan ada Pengadilan Terakhir, jelaskan perbedaannya.
  • Dunia sekarang akan berlalu dan akan diciptakan surga dan bumi yang baru, bagaimana gambaran surga dan bumi yang baru itu?
  • Apa yang harus dilakukan agar kita menjadi penghuni surga dan bumi yang baru?

Setelah peserta selesai sharing (20-30 menit), kemudian pemimpin menyampaikan rangkuman:

  • Tujuan dan pengharapan terakhir kita umat beriman adalah bergabung dalam bumi yang baru, tempat Kristus tinggal dengan umat-Nya dan kebenaran berdiam dalam kesempurnaan kekudusan (bdk. Mzm 102:26-27). Untuk menghapus semua bekas dosa, maka bumi, bintang-bintang dan galaksi harus dihancurkan. Langit dan bumi akan digoncangkan (Hag 2:7; Ibr 12:26-28) dan akan lenyap seperti asap (Yes 51:6); bintang-bintang akan dihancurkan (Yes 34:4) dan unsur-unsur dunia akan hangus (2Pet 3:7,10,12). Bumi yang baru itu akan menjadi tempat tinggal manusia dan Allah. Semua orang tebusan akan memiliki tubuh seperti tubuh kebangkitan Kristus, yaitu yang nyata, dapat dilihat dan dapat dijamah, namun tidak dapat rusak dan bersifat abadi (Rom 8:23).

  1. BERJUMPA DENGAN YESUS

OMK bertemu dengan Yesus melalui sabda-Nya dan yang diperdalam dengan renungan. Menanggapi kehadiran Tuhan OMK menyampaikan doa-doa permohonan.

P. Tuhan Beserta Kita

U. Sekarang dan Selama-lamanya

Bacaan dari Kitab Wahyu (Why 21:1-4)

Lalu aku melihat langit yang baru dan bumi yang baru, sebab langit yang pertama dan bumi yang pertama telah berlalu, dan lautpun tidak ada lagi. Dan aku melihat kota yang kudus,Yerusalem yang baru, turun dari sorga, dari Allah, yang berhias bagaikan pengantin perempuan  yang berdandan untuk suaminya. Lalu aku mendengar suara yang nyaring dari takhta itu berkata: “Lihatlah, kemah Allah ada di tengah-tengah manusia dan Ia akan diam bersama-sama dengan mereka. Mereka akan menjadi umat-Nya dan Ia akan menjadi Allah mereka. Dan Ia akan menghapus segala air mata dari mata mereka, dan maut tidak akan ada lagi; tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita, sebab segala sesuatu yang lama itu telah berlalu.”

P. Demikianlah sabda Tuhan

U. Syukur Kepada Allah

Renungan

Yohanes adalah satu-satunya rasul yang tidak mati martir, namun ia “martir” sejati karena dia merasakan sungguh-sungguh penderitaan Kristus sepanjang hidupnya. Ia sungguh menyatu dengan Kristus, bahkan karena persatuannya yang sangat mendalam, ia mendapat pengelihatan-pengelihatan yang akan terjadi pada akhir zaman nanti. Ia melihat bagaimana dunia ini akan berlalu dan akan diganti dengan dunia dan kota baru yang kudus mulia.

Betapa indah pengelihatan Yohanes akan suasana di kota yang baru yang turun dari surga itu. Di sana, Allah sendiri yang akan menghapus segala air mata, dan maut tidak akan ada lagi; tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita, sebab segala sesuatu yang lama itu telah berlalu. Umat beriman tinggal bersama dengan Allah dan dalam keadaan jauh dari segala keburukan dan penderitaan karena Allah sendiri telah memusnahkannya. Allah memberi penghiburan dan kebahagiaan sejati kepada manusia. Manusia kembali kepada kodratnya yang sejati, sebelum Adam dan Hawa jatuh dalam dosa dimana tidak ada penderitaan.

Hal ini sejalan dengan apa yang dijaminkan Tuhan Yesus sendiri kepada umatnya ketika masih berada di dunia ini dengan berkata, “Dirumah Bapaku ada tempat tinggal….sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu…. Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku supaya di mana Aku berada, kamu pun berada.” Yesus bangkit dari maut (mengalahkan kuasa maut) dan pergi ke surga. Di sana, Ia menyediakan tempat bagi semua orang yang percaya kepada-Nya dan dibabtis dalam namaNya. Tidak begitu saja. Yesus setelah kebangkitan-Nya datang kembali ke dunia untuk menemani dan mengiring umat-Nya hingga ke kebahagiaan itu. Ia bukan seperti agen angkutan di terminal sana yang berteriak mengajak orang untuk berangkat ke suatu kota tetapi dia sendiri tidak pernah ikut berangkat melainkan tinggal di terminal.

Allah menyelenggarakan segalanya untuk umat-Nya pada akhir zaman; tempat dan suasana yang menyenangkan di dalamnya. Ia juga mengiringi perjalan orang beriman menuju kebahagiaan itu. Memang hanya Dia yang sanggup melakukan hal itu sebab hanya Dia yang bangkit dari mati. Tidak ada yang lain. Tempat kita kelak adalah di mana Allah berada dan akan melayani kita. Mari melayani-Nya di dunia ini agar kelak kita dilayahi di dunia yang baru. Amin.

Doa Permohonan

Pemimpin mempersilahkan para pembawa doa permohonan untuk membawakan doa secara spontan, dengan mengantar terlebih dahulu sbb:

P. Sahabat-sahabat OMK yang terkasih, sekarang marilah kita menyampaikan doa-doa permohonan kita kepada Allah:

  1. Bagi Para beriman yang sedang menghadapi azal

            …. Kami mohon.

  1. Bagi Mereka yang berada dalam kesusahan hidup

            …. Kami mohon.

  1. Bagi OMK yang terjerat dalam kedosaan

            …. Kami mohon.

  1. Bagi Kita yang berkumpul di sini

            …. Kami mohon.

P. Marilah kita persatukan segala doa-doa permohonan kita dengan doa yang diajarkan Yesus sendiri kepada kita.

P+U    Bapa Kami….

  1. MENYATAKAN YESUS

Pengenalan dan pertemuan dengan Yesus dalam doa harus diwujudnyatakan dalam kehidupan sehari-hari. Tindakan nyata apa yang harus dilakukan sesudah kebaktian ini? Untuk itu disediakan waktu hening (bermenung) sekitar 5 menit untuk meneguhkan niat-niat. Musik yang menunjang permenungan bisa diputar. Pemimpin (jika cocok) bisa juga menawarkan aksi-aksi nyata yang aplikatif dari pertemuan misalnya:

P. Saudara-i muda marilah kita hening sejenak mencari dan menentukan hal praktis yang harus kita praktekkan dalam kehidupan kita sebagai aplikasi dari perayaan iman malam ini.

Hening…. 

Usul aksi nyata:

  • Menyadari setiap saat bahwa hidup bukan hanya di dunia ini saja tetapi di surga kelak.
  • Melakukan kebaikan-kebaikan dalam hidup di dunia ini untuk bisa memasuki surga kelak.
  • Rajin berdoa sebab itulah jalan menuju surga.

Doa Penutup

P. Marilah berdoa,

            Bapa yang Mahapengasih, pertemuan yang menggembirakan hati kami ini sudah selesai. Kami telah Engkau ajari akan hidup kami saat ini dan kelak. Kami Engkau kehendaki ada bersama dengan-Mu kelak di dalam kota mulia Yerusalem surgawi. Tambahkan iman kami dan pelihara kami dalam perjalanan hidup di dunia ini. Dengan pengantaraan Yesus Kristus Tuhan kami yang hidup dan bekuasa kini dan sepanjang masa.

P+U.    Amin.

Seruan Penutup

P. Datanglah Roh Maha Kudus bentara cinta Sang Kristus.

U. Tolong kami jadi saksi membawa cinta ilahi.

Perutusan

Semua membuat tanda salib untuk dirinya sendiri, kecuali jika pemimpin adalah imam.

P. Tuhan beserta kita.

U. Sekarang dan selama-lamanya.

P. Kita semua diberkati oleh Allah yang mahakuasa, Bapa, Putera dan Roh Kudus.

U. Amin. 

Nyanyian Penutup

Kesempatan untuk mengumpulkan persembahan.

Janganlah Takut

            Janganlah takut

            Janganlah cemas

            Di dalam Tuhan berlimpah rahmat

Janganlah takut

Janganlah cemas

Serahkan Tuhan. 2 x

Pengumuman

Memberitahukan waktu, tempat dan petugas pertemuan selanjutnya dan hal-hal lain sesuai dengan kebutuhan OMK setempat.

***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *