Doa & Ngopi OMK KAM : Pekan IV September 2019

KESETIAAN DALAM PERKAWINAN

Persiapan Perayaan

  1. Pemimpin (P): Bisa pembina OMK, pendamping OMK atau OMK sendiri. Pemimpin memberitahukan secara singkat jalannya perayaan dan menghunjuk petugas-petugas yang perlu.
  2. Pembawa doa permohonan. Sebelum ibadat, para pembawa doa sudah menentukan siapa yang akan didoakan. Doa dibawakan secara spontan.
  3. Kelompok diskusi: peserta sudah dibagi menjadi beberapa kelompok.
  4. Pembawa nyanyian:seseorang yang bisa.
  5. Salib, lilin dan copyan teks ibadat.
  6. Tempat pengumpulan kolekte. Kolekte dilaksanakan pada nyanyian penutup.

Nyanyian Pembuka

Kasih pasti lemah lembut

Kasih pasti memaafkan

Kasih pati murah hati

kasihMu, kasihMu, oh Tuhan

Ajarilah kami ini saling mengasihi

Ajarilah kami ini saling mengampuni

Ajarilah kami ini  kasihMu oh Tuhan

KasihMu kudus tiada batasnya

Seruan Pembukaan

P. Datanglah ya Roh Kudus penuhi hati umatMu.

U. Dan nyalakanlah di dalamnya api cintaMu.

Hening sejenak …. 

Tanda Salib & Salam

P. Dalam Nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus

U. Amin

P. Tuhan berserta kita

U. Sekarang dan selama-lamanya

Pemeriksaan Batin

P. Sahabat-sahabat OMK yang baik, dalam hidup ini kita tidak luput dari dosa, kesalahan dan kelalaian, maka marilah kita mengakuinya di hadapan Allah dan sesama agar kita layak untuk mengikuti ibadat ini.

Hening….

P+U.   Saya mengaku…. 

Absolusi

P. Semoga Allah yang Mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa-dosa kita dan menghantar kita ke hidup yang kekal.

U. Amin.

Doa Pembukaan

P. Marilah berdoa,Ya Bapa yang Mahapengasih, kami bersyukur karena cinta kasihMu yang Engkau anugerahkan ke dalam hidup kami. Kami mohon hadirlah bersama kami dalam kegiatan ini, terangilah hati dan budi kami agar mampu memahami panggilanMu dalam pelayanan hidup perkawinan. Demi Yesus Kristus, Tuhan dan Pengantara kami yang hidup dan meraja bersama Dikau, dalam kesatuan dengan Roh Kudus, Allah kini dan sepanjang masa.

U.  Amin.

  1. MENGENAL YESUS

Memaparkan rangkuman khazanah iman dari Youcat No. 267-270

Hidup Bersama Dipersatukan Oleh Iman

Perkawinan walaupun didasari cinta tidak berarti akan selalu berjalan mulus. Banyak faktor yang memungkinkan timbulnya ketidak-akuran di dalam suatu perkawinan antara lain: status perkawinan itu sendiri yakni kawin campur, entah beda Gereja pun beda agama. Sudah terbukti bahwa kawin campur sangat seting menimbulkan polemik dalam keluarga. Polemik antar agama dan antar gereja dalam kehidupan nyata yang belum seluruhnya akur pasti berimbas ke dalam keluarga yang berstatus kawin campur. Belum lagi pihak keluarga besar yang tidak menerima pernikahan itu dengan setulusnya. Pendidikan iman anak sejak dini juga menjadi sumber masalah lain. Iman orang tua yang mana harus diajarkan kepada si anak? Untuk menghindari masalah ini, tidak sedikit keluarga kawin campur memilih bersikap acuh-tak acuh terhadap agama, demi ketenteraman keluarganya. Dan tidak mustahil, mereka bisa saja meninggalkan aktivitas iman, bahkan iman sendiri.

Gereja katolik sangat mengharapakan umatnya memilih pasangan yang seagama dan segereja. Pemberian peluang menikah beda agama dan beda Gereja bukan berarti pilihan yang dengan mudah diambil. Mesti dipertimbangkan matang-matang melihat kesulitan-kesulitan yang ditimbulkannya. Memang benar, pada satu sisi iman tidak bisa menghalangi hak azasi seseorang untuk menikah, menikahi orang berbeda iman. Kedua hak azasi ini (hak beriman dan hak menikah) tidak semestinya saling meniadakan. Inilah dasar Gereja Katolik memberi peluang untuk menikah beda agama. Namun jika itu semua terjadi haruslah sepengetahuan dan sepersetujuan gembala Gereja Katolik, agar pernikahan itu sah.

Dalam kebebasan memilih, dalam kesadaran bahwa tidak mudah menjalankan perkawinan beda agama dan Gereja, orang-orang katolik hendaknya menikahi orang-orang seimannya pula. Hal ini lebih menjamin kerukunan rumah tangga.

Pada zaman ini, perceraian, pisah ranjang, kekerasan dalam rumah tangga begitu banyak terjadi, maka kesesuaian-kesesuaian pribadi bahkan agama harus diperhatikan sejak awal, demi kelanggengan dan keutuhan keluarga.

  1. BERBAGI PENGALAMAN AKAN YESUS

Pemimpin mengarahkan peserta masuk dalam kelompok-kelompok kecil (4-6 orang atau sesuai kebutuhan) untuk sharing pengalaman iman dan hidup sesuai dengan tema dan katekese yang baru didengar dengan bertitik tolak dari pertanyaan-pertanyaan panduan ini:

  • Adakah dalam keluargamu yang kawin campur (beda agama dan beda gereja)?
  • Bagaimanakah situasi keluarga mereka menurut penilaianmu?
  • Menurutmu manakah yang paling baik, kawin dengan sesama katolik atau bebas dengan siapa saja yang non katolik?

Setelah peserta selesai sharing (20-30menit), kemudian pemimpin menyampaikan rangkuman:

Perkawinan campur membutuhkan kesetiaan khusus kalau tidak dapat ditangguhkan. Karena perbedaan gereja saja sulit di atasi dan itu fakta. Kawin dengan sesama katolik adalah jalan yang paling baik (Sakramen). Orang katolik harus menikah dengan cara katolik pula.

  1. BERJUMPA DENGAN YESUS

OMK bertemu dengan Yesus melalui Sabda-Nya dan yang diperdalam dengan renungan. Menanggapi kehadiran Tuhan OMK menyampaikan doa-doa permohonan.

P          Tuhan beserta kita.

U         Sekarang dan selama-lamanya.

P          Pembacaan dari Kitab Sirakh: Sir 26:13-18

Keelokan isteri menyenangkan suaminya, tetapi kepandaiannya membesarkan hatinya. suatu anugerah dari Tuhan ialah isteri pendiam, dan tak terbayarlah pendidikannya. Karunia berlipat dualah seorang isteri yang sopan, dan perempuan murni tidak ada imbangannya. Laksana matahari yang terbit di atas pegunungan Tuhan, demikianlah keelokan isteri baik di tengah rumah tangga yang rapih. Bagaikan pelita yang bercahaya di atas kaki yang suci, demikianpun kecantikan paras di atas tubuh tegap. Seperti tiang emas di atas alas perak, demikianlah betis yang gagah di atas tumit yang kukuh kuat.

P          Demikianlah Sabda Tuhan.

U         Syukur kepada Allah.

Renungan

Sahabat-sahabat OMK yang terkasih, bacaan di atas sangat mengesankan. Bagi seorang pria bacaan itu merangsang untuk mencari calon istri yang baik dengan bijaksana. Sebab istri yang baik itu tidak ternilai harganya. Bagi seorang gadis bacaan itu merangsang untuk berusaha menjadi seorang gadis atau calon istri yang baik, sejalan dengan itu merangsang seorang gadis agar juga mencari suami yang baik yang sepadan dengannya.

Agar hal seperti di atas terjadi, langkah awal yang harus kalian lakukan ialah mencari jodoh sesama katolik. Paham yang sama, iman yang sama menghantarkan perkawinan kepada keluhuran martabatnya. Selagi masih muda, OMK yangingin menikah harus berusaha dengan keras menjadikan dirinya menjadi calon istri/suami yang baik.

Hanya pria yang baik dan gadis yang baik yang dapat mempertahankan perkawinannya dengan baik pula. Menjadi pria yang baik dan gadis yang baik tentu sangat mungkin jika orang turut pada ajaran Tuhan dan Gerejanya. Maka memang iman dan paham akan iman, dalam hal ini perkawinan harus dipelajari baik-baik. Apa harapan Tuhan, Gereja dan masyarakat akan sebuah rumah tangga. Semua orang yang akan menikah haruslah mempersiapkan segalanya jauh-jauh hari. Iman akan selalu menciptakan laki-laki dan perempuan yang tampan dan cantik. Iman akan menciptakan keluarga yang rukun damai.

Doa Permohonan

Pemimpin mempersilahkan para pembawa doa permohonan untuk membawakan doa secara spontan, dengan mengantar terlebih dahulu sbb:

P. Sahabat-sahabat OMK yang terkasih, sekarang marilah kita menyampaikan doa-doa permohonan kita kepada Allah:

  1. Bagi Keluarga-keluarga Katolik

            …. Kami mohon.

  1. Bagi keluarga yang sedang bermasalah

            …. Kami mohon.

  1. Bagi para calon nikah

            …. Kami mohon.

  1. Bagi kita semua di sini

            …. Kami mohon.

P. Marilah kita persatukan segala doa-doa permohonan kita dengan doa yang diajarkan Yesus sendiri kepada kita.

P+U    Bapa Kami….

  1. MENYATAKAN YESUS

Pengenalan dan pertemuan dengan Yesus dalam doa harus diwujudnyatakan dalam kehidupan sehari-hari. Tindakan nyata apa yang harus dilakukan sesudah kebaktian ini? Untuk itu disediakan waktu hening (bermenung)sekitar 5 menit untuk meneguhkan niat-niat. Musik yang menunjang permenungan bisa diputar. Pemimpin (jika cocok) bisa juga menawarkan aksi-aksi nyata yang aplikatif dari pertemuan misalnya:

P. Saudara-i muda marilah kita hening sejenak mencari dan menentukan hal praktis yang harus kita praktekkan dalam kehidupan kita sebagai aplikasi dari perayaan iman ini.

Hening…. 

Usul aksi nyata:

  • Sejak dini OMK yang ingin menikah mempersiapkan diri menjadi suami/istri yang baik.
  • OMK berkomitmen belajar menjadi pasangan yang baik bagi mereka yang telah memiliki pasangan.

Doa Penutup

P. Marilah berdoa, Allah yang berbelaskasih, kami mengucap bersyukur karena Engkau telah menguduskan suami istri dalam perkawinan dan menjadikanya Sakramen cinta Kristus kepada jemaat. Bantulah kami para OMK untuk mempersiapkan diri menjadi calon suami atau istri yang baik di hadapan-Mu dan sesama kami.Demi Yesus kristus putra-Mu yang hidup dan berkuasa kini dan sepanjang masa.

U. Amin.

Seruan Penutup

P          Datanglah Roh Maha Kudus bentara cinta Sang Kristus.
U         Tolong kami jadi saksi membawa cinta ilahi.

Perutusan

Semua membuat tanda salib untuk dirinya sendiri, kecuali jika pemimpin adalah imam.

P. Tuhan beserta kita.

U. Sekarang dan selama-lamanya.

P. Kita semua diberkati oleh Allah yang mahakuasa, Bapa, Putera dan Roh Kudus.

U. Amin.

Nyanyian Penutup

Kesempatan untuk mengumpulkan persembahan.

Hidupmu berharga bagi Allah

Hidupmu berharga bagi Allah

Tiada yang tak berkenan dihadapanNya

Dia ciptakan kau sturut gambarNya

Sungguh terlalu indah kau bagi Dia

Dia berikan kasihNya  bagi kita

Dia T’lah relakan segala-galanya

Dia disalib ‘tuk tebus dosa kita

Kar’na hidupmu sangatlah berharga

Reff:        Buluh yang terkulai takkan dipatahkannya

               Dia ‘kan jadikan indah sungguh lebih berharga

               Sumbu yang tlah pudar  takkan dipadamkannya

               Diakan jadikan terang untuk kemuliaannya

Pengumuman

Memberitahukan waktu, tempat dan petugas pertemuan selanjutnya dan hal-hal lain sesuai dengan kebutuhan OMK setempat.

***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *