Doa & Ngopi OMK KAM : Pekan I Oktober 2019

MARTABAT MANUSIA

Persiapan Perayaan

  1. Pemimpin (P): Bisa pembina OMK, pendamping OMK atau OMK sendiri. Pemimpin memberitahukan secara singkat jalannya perayaan dan menghunjuk petugas-petugas yang perlu.
  2. Pembawa doa permohonan. Sebelum ibadat, para pembawa doa sudah menentukan siapa yang akan didoakan. Doa dibawakan secara spontan.
  3. Kelompok diskusi: peserta sudah dibagi menjadi beberapa kelompok.
  4. Pembawa nyanyian:seseorang yang bisa.
  5. Salib, lilin dan copyan teks ibadat.
  6. Tempat pengumpulan kolekte. Kolekte dilaksanakan pada nyanyian penutup.

Nyanyian Pembukaan

Hari ini kurasa bahagia

berkumpul bersama saudara seiman.

Tuhan Yesus tlah satukan kita

Tanpa memkitang di antara kita.

Reff:

Bergandengan tangan dengan kasih dalam satu hati

Berjalan dalam terang kasih Tuhan.

Kau sahabatku, kau saudaraku

Tiada yang dapat memisahkan kita, oh…oh..

Kau sahabatku, kau saudaraku

Tiada yang dapat memisahkan kita.

Seruan Pembukaan

P          Datanglah ya Roh Kudus penuhi hati umatMu.

U         Dan nyalakanlah di dalamnya api cintaMu.

            Hening sejenak….

Tanda Salib & Salam

P          Dalam Nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus.

U         Amin.

P          Tuhan berserta kita.

U         Sekarang dan selama-lamanya.

 

Pemeriksaan Batin

P          Sahabat-sahabat OMK yang baik, dalam hidup ini kita tidak luput dari kesalahan dan kelalaian, maka marilah sejenak kita mengingat-ingat dosa dan kesalahan kita seraya mengakuinya di hadapan Allah dan di hadapan sesama agar kita dilayakkan oleh Allah mengikuti ibadat ini. Hening….

P          Tuhan YesusKristus, Engkau memanggil kami untuk mengenal dan mencintaiMu.

            Tuhan Kasihanilah kami.

U         Tuhan Kasihanilah kami.

P          Tuhan YesusKristus, kami sering putus asa dalam usaha mencari Engkau namun Engkau datang mendekati kami. Kristus Kasihanilah kami.

U         Kristus Kasihanilah kami.

P          Tuhan Yesus Kristus, Engkaulah Putera Bapa yang diutus untuk menyelamatkan kami.

            Tuhan Kasihanilah kami.

U         Tuhan Kasihanilah kami.

Absolusi

P          Semoga Allah yang Mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa-dosa kita dan             menghantar kitake hidup yang kekal.

U         Amin.

Doa Pembuka

P          Marilah berdoa,

Allah Bapa Yang Maha baik, syukur bagi-Mu ya Tuhan atas kesempatan yang Engkau berikan kepada kami pada saat ini dimana kami bisa berkumpul dalam keadaan sukacita. Ya Bapa, kami hendak mendalami dan memahami tentang bagaimana kami sebagai manusia sebagai ciptaan yang bermartabat luhur, kiranya Engkau,ya Bapa,yang bernaung di hati kami supaya kami dapat memahami rahmatMu yang begitu besar di dalam diri kami. Doa ini kami sampaikan kepada-Mu dengan pengantaraan Kristus Tuhan kami

PU       Amin.

  1. MENGENAL YESUS

Memaparkan rangkuman khazanah iman dari Youcat No. 279-280

KELUHURAN MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK CIPTAAN

                 Martabat manusia berakar dalam penciptanya menurut citra dan rupa Allah. Dari segala ciptaan yang kelihatan, hanya manusia itu “mampu mengenal dan mencintai Penciptanya” (GS 12,3): ialah “yang di dunia merupakan satu-satunya makhluk, yang Allah kehendaki demi dirinya sendiri” (GS 24,3): hanya dialah yang dipanggil, supaya dalam pengertian dan cintamengambil bagian dalam kehidupan Allah. Ia diciptakan untuk tujuan ini, dan itulah dasar utama bagi martabatnya. Karena ia diciptakan menurut citra Allah, manusia memiliki martabatsebagai pribadi, ia bukan hanya sesuatu, melainkan seorang. Ia mampu mengenal diri sendiri, menjadi tuan atas dirinya, mengabdikan diri dalam kebebasan dan hidup dalam kebersamaan dengan orang lain, dan karena rahmat ia dipanggil ke dalam perjanjian dengan Penciptanya, untuk memberi kepada-Nya jawaban iman dan cinta, yang tidak dapat diberikan suatu makhluk lain sebagai penggantinya.Pribadi manusia yang diciptakan menurut citra Allah adalah wujud jasmani sekaligus rohani. Citra Allah hadir dalam setiap manusia. Ia menjadi tampak dalam persekutuan manusia yang menyerupai kesatuan pribadi-pribadi ilahi.

                 Dalam Kitab Suci bisa kita lihat bagaimanaAllah membentuk manusia dari debu tanah dan menghembuskan napas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup” (Kej 2:7). Manusia seutuhnya dikehendaki Allah. Tubuh manusia mengambil bagian pada martabat keberadaan “menurut citra Allah”: ia adalah tubuh manusiawi karena ia dijiwai oleh jiwa rohani. Penciptaan manusia jelas dikhususkan dari penciptaan makhluk lainnya. Manusia adalah pribadi, yang berarti bahwa melalui pemahaman dan kehendaknya dia bisa membuat keputusan untuk mendukung atau melawan kasih. Pribadi manusiawi secara menyeluruh sudah ditentukan menjadi kenisah Roh dalam Tubuh Kristus. “Manusia, yang satu jiwa maupun raganya, melalui kondisi badaniahnya sendiri menghimpun unsur-unsur dunia jasmani dalam dirinya, sehingga melalui dia unsur-unsur itu mencapai tarafnya tertinggi, dan melambungkan suaranya untuk dengan bebas memuliakan Sang Pencipta. Manusia itu sejak pembuahannya diarahkan kepada Allah dan ditentukan untuk kebahagiaan abadi, karena ia dilengkapi dengan jiwa rohani, akal budi, dan kehendak. Ia mengusahakan kesempurnaan dalam mencari dan mencintai yang benar dan yang baik (GS 15,2). Oleh karena itu manusia tidak boleh meremehkan hidup jasmaninya; tetapi sebaliknya, ia wajib memkitang baik serta layak dihormati badannya sendiri, yang diciptakan oleh Allah dan harus dibangkitkan pada hari terakhir.

  1. BERBAGI PENGALAMAN AKAN YESUS

Pemimpin mengarahkan peserta masuk dalam kelompok-kelompok kecil (4-6 orang atau sesuai kebutuhan) untuk sharing pengalaman iman dan hidup sesuai dengan tema dan katekese yang baru didengar dengan bertitik tolak dari pertanyaan-pertanyaan panduan ini:

  • Menurut pemahamanmu, apa itu martabat manusia?
  • Apa tujuan utama Allah menciptakan manusia secitra dengan “Dia”?

Setelah peserta selesai sharing (20-30menit), kemudian pemimpin menyampaikan rangkuman:

Manusia dicptakan menurut gambar dan rupa Allah. Citra kesegambaran dengan Allah itulah martabat manusia yang luhur. Manusia diciptakan memiliki akal budi. Oleh akal budinya manusia mendengarkan suara Allah yang mengajaknya untuk mencintai serta melakukan yang baik dan mengelakkan yang jahat. Setiap manusia diwajibkan untuk mematuhi hukum ini, yang menggema di dalam hati nurani dan dipenuhi dengan cinta kepada Allah dan kepada sesama. Dalam tindakan moral tampaklah martabat manusia. Manusia adalah pribadi, yang berarti bahwa melalui pemahaman dan kehendaknya dia bisa membuat keputusan untuk mendukung atau melawan kasih. Pribadi manusiawi secara menyeluruh sudah ditentukan menjadi kenisah Roh dalam Tubuh Kristus.

  1. BERJUMPA DENGAN YESUS

OMK bertemu dengan Yesus melalui sabda-Nya dan yang diperdalam dengan renungan. Menanggapi kehadiran Tuhan OMK menyampaikan doa-doa permohonan.

P          Tuhan Beserta Kita.

U         Sekarang dan Selama-lamanya.

P          Bacaan dari surat Rasul paulus kepada jemaat di Kolose (Kol 1:15-20).

Ia adalah gambar  Allah  yang tidak kelihatan, yang sulung,  lebih utama dari segala yang diciptakan, karena di dalam Dialah telah diciptakan segala sesuatu, yang ada di sorga dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, baik singgasana, maupun kerajaan, baik pemerintah, maupun penguasa;  segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia.  Ia ada terlebih dahulu dari segala sesuatu  dan segala sesuatu ada di dalam Dia.  Ialah kepala tubuh, yaitu jemaat.  Ialah yang sulung,  yang pertama bangkit dari antara orang mati ,   sehingga Ia yang lebih utama dalam segala sesuatu.  Karena seluruh kepenuhan  Allah berkenan diam di dalam Dia,  dan oleh Dialah Ia memperdamaikan  segala sesuatu dengan diri-Nya, baik yang ada di bumi, maupun yang ada di sorga, sesudah Ia mengadakan pendamaian  oleh darah  salib Kristus.  Juga kamu yang dahulu hidup jauh dari Allah dan yang memusuhi-Nya  dalam hati dan pikiran  seperti yang nyata dari perbuatanmu yang jahat,  sekarang diperdamaikan-Nya, di dalam tubuh jasmani Kristus oleh kematian-Nya, untuk menempatkan kamu  kudus dan tak bercela dan tak bercacat  di hadapan-Nya.  Sebab itu kamu harus bertekun dalam iman , tetap teguh  dan tidak bergoncang, dan jangan mau digeser dari pengharapan Injil, yang telah kamu dengar dan yang telah dikabarkan di seluruh alam di bawah langit, dan yang aku ini, Paulus, telah menjadi pelayannya.

P          Demikianlah Sabda Tuhan.

U         Syukur kepada Allah.

Renungan

KESEMPURNAAN MARTABAT MANUSIA DALAM DIRI KRISTUS

            Saudara-saudari yang terkasih,sebagai orang tua, pasti senang jika memiliki anak sulung laki-laki. Dengan alasan, bisa memimpin adiknya, membantu orangtua, melindungi adiknya dsb. Bahkan untuk itu, tidak jarang juga para orangtua membeli buku untuk mengarahkan kehamilan pada anak laki-laki. Alfred Adler, pakar psikologi individual mengembangkan teori urutan lahir, didasarkan pada keyakinan bahwa keturunan, lingkungan, kreativitas individual bergabung membentuk kepribadian. Dalam sebuah keluarga, setiap anak lahir dengan unsur genetik yang berbeda, masuk ke dalam setting sosial yang berbeda, dan anak-anak itu menginterpretasi situasi dangan cara yang berbeda. Oleh karena itu setiap urutan kelahiran memiliki kepribadian yang berbeda sehingga semua posisi anak dalam keluarga bukanlah hal yang mutlak atas pribadi anak itu kelak dewasa.

Berbeda dengan bacaan kita, dalam kidung indah ini, direnungkan kedudukan dan peranan Yesus dalam kehidupan orang beriman. Yesus dilukiskan sebagai yang sulung yang utama dari segala ciptaan. Sulung bukan menurut hukum deret melainkan menurut hukum mutu atau kualitas. Dia menjadi penentu sehingga Yesus menjadi arah dan tujuan sagala ciptaan. Lebih lagi,Yesus merupakan Kepala Gereja. Ini dikarenakan Dia adalah yang sulung, yang dibangkitkan dari alam maut. Berkat kabangkitan-Nya, Dia memiliki segala kepenuhan Allah dan menjadi sumber kehidupan bagi segala orang yang percaya kepada-Nya. Yesus menjadi perantara manusia dengan Allah yang mendamaikan surga dan bumi. Hari ini bagaimana kita mewujudkan damai sejahtera yang bisa dirasakan seluruh umat manusia jika kita juga termasuk anak dari yang sulung, Yesus?

Manusia bermartabat luhur. Martabat luhur tentu menampakkan mutu dan kualitas yang luhur pula. Kristus memberi teladan kepada manusia agar manusia mengikuti jalanNya. Jika manusia mengikuti teladan Kristus maka keluhuran martabatnya menjadi tampak nyata dalam peri kehidupannya. Kita OMK yang masih memiliki masa yang panjang hendaknya belajar dari Kristus. Mengikuti teladan Kristus untuk bersaksi bahwa martabat manusia itu sungguh luhur. Hal itu bias di saksikan lewat amal social, karya cinta kasih dan hal-hal yang baik lainnya.

Doa Permohonan

Pemimpin mempersilahkan para pembawadoa permohonan untuk membawakan doa secara spontan, dengan mengantar terlebih dahulu sbb:

P. Sahabat-sahabat OMK yang terkasih, sekarang marilah kita menyampaikan doa-doa permohonan kita kepada Allah:

  1. Bagi Para pemimpin gereja

            …. Kami mohon….

  1. Bagi Mereka yang belum menyadari kehadiran Allah dalam hidupnya

            …. Kami mohon….

  1. Bagi OMK yang belum sadar akan martabatnya sebagai manusia

            …. Kami mohon….

  1. Bagi Kita yang berkumpul di sini.

            …. Kami mohon….

P. Marilah kita persatukan segala doa-doa permohonan kita dengan doa yang diajarkan Yesus sendiri kepada kita.

P+U    Bapa Kami….       

  1. MENYATAKAN YESUS

Pengenalan dan pertemuan dengan Yesus dalam doa harus diwujudnyatakan dalam kehidupan sehari-hari. Tindakan nyata apa yang harus dilakukan sesudah kebaktian ini? Untuk itu disediakan waktu hening (bermenung) sekitar 5 menit untuk meneguhkan niat-niat. Musik yang menunjang permenungan bisa diputar. Pemimpin (jika cocok) bisa juga menawarkan aksi-aksi nyata yang aplikatif dari pertemuan misalnya:

P          Saudara-i muda marilah kita hening sejenak mencari dan menentukan hal praktis yang harus kita praktekkan dalam kehidupan kita sebagai aplikasi dari perayaan iman malam ini. Hening….

Usul aksi nyata:

  • OMK semakin menyadari kesecitraannya dengan Allah dan bersaksi untuk itu.

Doa Penutup

P          Marilah berdoa,

            Bapa yang Mahapengasih, pertemuan yang menggembirakan hati kami ini sudah selesai. Kami sungguh berbahagia atas belas kasih-Mu bagi kami yang tiada batas. Bantulah kami agar senantiasa menghayati kehadiranmu dalam hidup kami khususnya dalam melakukan tindakan manusia yang bermartabat. Semoga kami dihari yang akan datang semakin banyak berbuat dan beryukur. Doa ini kami sampaikan kepada-Mu ya Bapa dengan perantaraan Kristus, Tuhan kami, yang bersama dengan Dikau dan dalam kesatuan dengan Roh Kudus, Allah sepanjang segala masa

PU       Amin.

Seruan Penutup

P          Datanglah Roh Maha Kudus bentara cinta Sang Kristus.

U         Tolong kami jadi saksi membawa cinta ilahi.

Perutusan

Semua membuat tanda salib untuk dirinya sendiri, kecuali jika pemimpin adalah imam.

P          Tuhan beserta kita.

U         Sekarang dan selama-lamanya.

P          Kita semua diberkati oleh Allah yang mahakuasa, Bapa, Putera dan Roh Kudus.

U         Amin.

Nyanyian Penutup

Kesempatan untuk mengumpulkan persembahan.

Penuhi kami ya Tuhan

Dengan darahMu.

Penuhi kami ya Tuhan, alleluia. 2x

Pengumuman

Memberitahukan waktu, tempat dan petugas pertemuan selanjutnya dan hal-hal lain sesuai dengan kebutuhan OMK setempat.

***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *